Salatiga Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Tahap I

Solopos.com, SALATIGA — Pencapaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama termin pertama di Kota Salatiga, Jawa Tengah dianggap tuntas. Pemerintah Kota Salatiga telah mencapai angka 100% tahap pertama vaksinasi corona itu.

Dari total 2.811 sasaran yang mendapatkan vaksin tahap pertama di Salatiga, sekitar 2.460 atau 87,5% telah disuntik vaksin. Sementara sisanya berstatus tunda karena berbagai alasan.

Sementara itu, untuk vaksinasi Covid-19 tahap pertama termin kedua di Kota Salatiga hingga saat ini pencapaiannya telah berada di angka 83.33%.

Baca Juga: Film Animasi Siswa SMK RUS Berprestasi Internasional

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengatakan vaksinasi tahap pertama termin pertama maupun kedua memang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan atau nakes. “Untuk vaksinasi dosis pertama [tahap pertama termin pertama] kurang 13 orang [status tunda]. Sedangkan, untuk dosis kedua [tahap pertama termin kedua] masih ada 420 orang yang belum disuntik. Ini prosesnya masih terus berjalan,” ujar Yuliyanto kepada wartawan di Salatiga, Jumat (19/2/2021).

Yuliyanto pun berharap seluruh nakes di Salatiga sudah akan menerima vaksin dalam beberapa hari kedepan. Dengan vaksinasi itu, setidaknya akan memberikan rasa percaya diri kepada para nakes saat bertugas menangani pasien Covid-19 di Salatiga.

Kesadaran Masyarakat Tinggi

Sementara itu, terkait pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Salatiga, Yuliyanto mengklaim juga efektif. Keberhasilan itu, menurutnya tak lain karena tingginya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam razia protokol kesehatan [prokes], memang masih ada yang tidak memakai masker. Tapi, lebih banyak yang taat daripada yang melanggar," jelasnya.

Baca Juga: Pesawat CN235 Diminati Mancanegara, Ke Mana Saja Pasarnya?

Kendati demikian, Yuliyanto mengaku belum bisa memastikan apakah PPKM Mikro akan diperpanjang. Sesuai instruksi pemerintah pusat, PPKM Mikro di Jawa-Bali akan berakhir 22 Februari nanti.

“Apakah nanti akan dilanjutkan atau dipermanenkan, kami akan kaji dulu efektivitasnya. Atau mungkin ada scenario lain. Kita juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan provinsi,” tutur Yuliyanto.

Sementara itu, hingga Kamis (18/2/2021), jumlah kasus Covid-19 di Kota Salatiga telah mencapai angka 2.436. Perinciannya, 2.270 kasus sembuh, 96 kasus aktif, dan 70 kasus meninggal dunia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Semarangpos.com



Berita Terkini Lainnya








Kolom