Salatiga Latih Bola Tangan Guru Olahraga, 20 Pelatih Tercipta
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, berfoto bersama dengan para guru peserta pelatihan pelatih bola tangan di Aula Ganesha, Kantor Disdik Kota Salatiga, Rabu (17/2/2021). (Semarangpos.com-Humas Pemkot Salatiga)

Solopos.com, SALATIGA – Kota Salatiga, Jawa Tengah melatih pelatih bola tangan di GOR Pelajar Hati Beriman, Kota Salatiga, Rabu (17/2/2021). Pelatihan itu diikuti 20 guru olahraga sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Mereka dilatih selama empat hari untuk menjadi pelatih sehingga bisa melahirkan atlet bola tangan yang akan tampil pada ajan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun kejuaraan daerah (Kejurda).

Baca Juga: Gempa Sulawesi Barat Dinilai Tak Lazim, Mengapa?

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengatakan bola tangan merupakan cabang olahraga (cabor) yang sedang berkembang di Indonesia. Cabor ini bahkan pernah dipertandingkan sebagai eksibisi pada PON 2016 di Bandung.

Oleh karenanya, Pemkot Salatiga pun memberikan fasilitas agar cabor ini semakin maju, terutama di wilayah Salatiga. Salah satu fasilitas itu dengan kegiatan pelatihan pelatih yang digelar mulai 17-20 Februari 2021.

Dongkrak Kompetensi

“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan semakin meningkatkan kompetensi, strategi dan wawasan para pelatih bola tangan. Sehingga, nanti dapat membina, membimbing, dan mengarahkan anak didik dengan baik,” ujar Yuliyanto saat membuka acara pelatihan pelatih bola tangan di Aula Ganesha, Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga, Rabu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, M. Nasiruddin, mengatakan pelatihan tersebut melibatkan dua pelatih dari Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI).

Baca Juga: 9 Bulan Diadopsi, Anak Balita Disiksa Hingga Tewas

Pelatihan itu digelar sebagai salah satu upaya mempersiapkan atlet sebelum menghadapi ajang Popda tingkat eks-keresidenan dan tingkat provinsi.

“Pelatihan pelatih ini juga bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelatih–pelatih bola tangan di Kota Salatiga. Selain itu juga demi terlaksananya persaingan atau kompetisi antarpelatih, untuk menjadi yang terbaik dan menjadi pelatih Popda Kota Salatiga,” tutur Nasiruddin.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Semarangpos.com



Berita Terkini Lainnya








Kolom