Tutup Iklan

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

 Tangkapan layar informasi gempa yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa dari akun Instagram BMKG Jateng. (Instagram @bmkgjateng)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar informasi gempa yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa dari akun Instagram BMKG Jateng. (Instagram @bmkgjateng)

Solopos.com, SALATIGA — Rentetan gempa bumi mengguncang Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng pun telah mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik menghadapi gempa susulan itu.

Imbauan BMKG Jateng itu disampaikan di akun Instagram resmi BMKG Jateng di @bmkgjateng.

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tulis Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, dalam akun @bmkgjateng.

Baca juga: Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dalam siaran tertulis itu, Aji, sapaan Setyoajie, juga menginformasikan episenter gempa bumi yang terletak pada koordinat 7.253 LS dan 110.40529 BT, atau tepatnya 13 kilometer (km) arah barat laut Kota Salatiga, pada kedalaman 9 km.

Ia juga menyebutkan gempa bumi yang dirasakan masyarakat di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya itu dipicu sesar Merapi – Merbabu.

Menanggapi informasi BMKG Jateng itu, sejumlah netizen mengaku sempat merasakan guncangan dari rentetan gempa yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa. Mereka bahkan mengaku rentetan gempa itu terjadi setiap 15 menit, dengan durasi sekitar tiga detik.

“di ambarawa kerasa bgt getaranya pagi ini dibandingankan dini hari tadi. semoga allah melindungi kita semua dalam marabahaya aamiin ????,” tulis akun @nayameriska.

“Semarang ndak kerasa,” tulis @kejar_cuan.

Kapan selesenya ini gempa anak ampe baru maklerr lgsg we angkat saking paniknya?,” sambung akun @ilisha_parissha.

Almost tiap 15 menit sekali gempa sekitar 3 detik,” komentar akun @isnainifatmawati.

Baca juga: Lari Salatiga-Klaten, Mustakim Peraih Emas PON Papua Sempat 5 Kali Kram

15 menit yang lalu ada lagi.?,” sambung akun @ekapa26

8 kali Gempa

Sementara itu, Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi BMKG, Daryono, menyebut rentetan gempa yang terjadi di wilayah Salatiga dan Ambarawa itu diduga kuat dipicu Sesar Merbabu Merapi Telomoyo.

Ia juga menyebutkan sejak Sabtu dini hari hingga pagi ada sudah ada 8 rentetan gempa yang terjadi di wilayah Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya.

Berikut rentetan gempa yang terjadi dini hari hingga pagi tadi dikutip laman Twitter @BMKGjogja.

–Mag:3.0 SR, 23-Oct-21 00:32:05 WIB, Lok:7.296 LS,110.38568 BT (13 km BaratLaut KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:

–Mag:2.9 SR, 23-Oct-21 00:42:54 WIB, Lok:7.333 LS,110.42955 BT (7 km Barat KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:11 Km

–Mag:2.5 SR, 23-Oct-21 01:25:00 WIB, Lok:7.329 LS,110.38203 BT (12 km BaratLaut KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:5 Km

–Mag:2.5 SR, 23-Oct-21 02:35:57 WIB, Lok:7.331 LS,110.38602 BT (12 km BaratLaut KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:13 Km

–Mag:2.6 SR 2021-Oct-23 05:29:51 WIB, Lok: 7.31 LS,110.41 BT ( 3 km Timur – AMBARAWA ), Kedlmn:18 Km

–Mag:3.0 SR, 23-Oct-21 05:39:21 WIB, Lok:7.322 LS,110.36719 BT (14 km BaratLaut KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:15 Km

–Mag:3.0 SR, 23-Oct-21 06:33:46 WIB, Lok:7.300 LS,110.39543 BT (11 km BaratLaut KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:5 Km

–Mag:2.7 SR, 23-Oct-21 06:44:56 WIB, Lok:7.267 LS,110.44633 BT (9 km BaratLaut KOTA-SALATIGA-JATENG), Kedlmn:5 Km


Berita Terkait

Espos Plus

Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

Berita Terkini

Hidden Canyon, Mutiara Tersembunyi di Kaki Pegunungan Muria

Alasan penamaan tersebut karena ngarai tersebut berada di tempat tersembunyi dan memang belum banyak diketahui keberadaanya oleh banyak orang karena akses jalannya yang sulit.

Januari 2022 Puncak Musim Hujan, Jateng Siaga Banjir

BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2022 dan mengingatkan warga Jateng waspada karena termasuk wilayah siaga banjir.

Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Bus Sudiro di Tol Semarang-Solo

Bus PO Sudiro Tungga Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kebakaran di tol Semarang-Solo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.