Tutup Iklan
Ilustrasi buah salak. (Antara-Fikri Yusuf)

Solopos.com, SEMARANG — Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja Sudirman Hasengmengungkapkan buah salak asal Jawa Tengah telah menjadi favorit warga Kamboja. Hal itu dia ungkapkan di sela-sela silaturahminya dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk melanjutkan kerja sama bidang pariwisata, dagang dan industri, di Puri Gedeh, Selasa (20/8/2019) siang.

Sudirman dalam kesempatan itu sempat brcerita tentang potensi-potensi baru yang dapat dikerjasamakan Kamboja dengan Jateng. Karena, jumlah wisatawan dari Kamboja dengan jumlah penduduk 16 juta, yang berkunjung ke Jateng mencapai 6 juta hingga 7 juta wisatawan.

"Peminat wisata saat ini ada yang baru, yakni budaya dan pencinta arkeolog. Oktober nanti, ada pengusaha yang akan ke Jateng untuk bertemu Pak Ganjar. Selain promosi produk, akan ada kerja sama investasi," ungkap Sudirman. 

Sudirman juga menceritakan, jika komoditas buah salak asal Jateng sangat disukai di Kamboja. Bahkan, katanya, salak menjadi makanan mewah yang dikonsumsi masyarakat kelas menengah ke atas. Sehingga, potensi itu bisa dikembangkan lebih baik.

"Seminggu itu ada tiga kali pengiriman. Setiap pengiriman ada 14 ton. Dan sekarang mereka sedang mencari manggis, karena yang tumbuh disana kecil-kecil buahnya," ujarnya.

Sebagai peluang sekaligus potensi, Ganjar Ganjar pun berharap Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jateng membuat profil yang menarik terhadap destinasi arkeologi yang di Jateng ini lebih menarik dan lebih tua usianya. Agen pariwisata pun disiapkan untuk membuat paket-paket wisata. 

"Kita butuh agen intelijen pariwisara untuk studi di Kamboja. Masyarakat disana kita tantang untuk datang ke Jateng. Selain wisata, dunia ini kan sedang geger soal kopi. Kita tawarkan juga kopi terenak kita, yakni kopi luwak. Intinya, kita akan bekerjasama dengan negara-negara potensial," katanya. 

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten