Salah Tanda Baca, Infotainment Dikira Beritakan Eko DJ Sakit Jiwa

Salah Tanda Baca, Infotainment Dikira Beritakan Eko DJ Sakit Jiwa

SOLOPOS.COM - Kesalahan tanda baca membuat publik salah pengertian membaca keterangan berita ini. (Istimewa/Instagram/@lambe_turah)

Infotainment Was Was dibully netizen lantaran melakukan kesalahan penulisan.

Solopos.com, SOLO – Tayangan infotainment Was Was SCTV menjadi sasaran cibiran netizen usai melakukan kesalahan fatal. Was Was memberitakan kondisi terkini komedian Eko DJ dengan keterangan yang membuat penonton terkejut.

Was Was memberitakan kondisi terkini Eko Koeswoyo atau dikenal sebagai Eko DJ, 64, yang beberapa waktu lalu dikabarkan sakit. Dalam rekaman yang ditayangkan Kamis (27/10/2016) pagi itu, Eko DJ tampak diwawancarai komedian stand up, Cemen. Saat itu, Cemen sedang mengunjungi Eko di kediamannya.

Eko menceritakan tentang kondisinya kini. Dia juga mengaku masih memiliki semangat untuk terus berkarya di dunia komedi.

Tak ada yang salah dari wawancara itu, sampai beberapa orang menyadari ada yang salah dari tulisan pengantar tayangan. Dalam pengantarnya, Was Was, menulis judul “Cemen Kunjungi Eko DJ.”

Sedangkan pada sub-judul, keterangan yang lebih panjang memuat tulisan. “Meski sakit jiwa komedi Eko Dj masih terus menyala.”

Tidak adanya tanda baca membuat tayangan ini dicibir. Publik makin riuh ketika foto tangkapan layar tayangan ini diedarkan sejumlah akun media sosial. Mereka menganggap tidak adanya tanda baca membuat publik salah paham mengira Eko Dj “sakit jiwa.”

Akun Instagram @lambe_turah menjadi salah satu yang mengeluhkan berita ini. “Tanda baca harus ada dong. Kalau begitu saja artinya sudah beda,” tulis akun itu.

“Kasian yaa uda sakit tp berita nya ditulis sprti itu, @lambe_turah,” kata sisca.mee.

“Nahh ini dia kebiasaan anak2 jaman sekarang tdk menggunakan tanda baca pada tempatnya, titik, koma, tanda seru, cuma buat hiasan!” timpal t_kristanti.

“Gue baca tulisan difoto tanpa baca capt, dan mengira beliau sakit jiwaa,” sebut lupitadps.

“Ladalah kan sampe salah fokus dengan tulisan nya dan sedikit tebodoh baca tulisan di tv nya stlh baca caption minceu [admin @lambe_turah] baru Ngeh,” tianirmalasari1005.

Baca Juga:

Berita Terkait

Berita Terkini

Stok Obat Covid-19 di Bantul Aman Hingga Pertengahan Agustus

Dinas Kesehatan Bantul memastikan stok obat untuk pasien Covid-19 aman hingga pertengahan Agustus kendati demikian tetap ajukan ke Kemenkes.

FOTO : Ganjar Pranowo Kunjungi Pasien Isolasi di GOR Klaten

Gubernur Jawa Tengah meninjau warga di lokasi karantina GOR Gelarsena Klaten

Kena PHK saat Covid-19, Warga Karanganyar Ini Bertahan dengan Kacang Ndelik

Awal Brehita membangun usaha camilan kacang ndelik berawal dari iseng.

Kesal Tak Dibawa Berobat ke RSJ, ODGJ Sragen Nekat Bakar Rumah Sendiri

Orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ asal Sragen nekat bakar rumah sendiri lantaran kesal tak dibawa berobat ke rumah sakit jiwa

Spesifikasi Oppo Reno 6, Ponsel Dengan Fitur Bokeh Flare Potrait

Perusahaan asal China, Oppo, meluncurkan produk barunya yakni Reno 6 pada Selasa (27/7/2021), dengan spesifikasi yang menarik.

Warung Kosong Pinggir Jl A Yani Kartasura Sukoharjo Ludes Terbakar

Warung kosong di Jl A Yani, Kartasura, Sukoharjo, tepatnya di belakang toko Relasi Jaya ludes terbakar pada Rabu (4/8/2021) petang.

Kereen, Polsek Polokarto Budi Daya Lele dan Hidroponik di Lahan Kosong

Ikan lele dapat dipanen setelah kurang lebih tiga bulan yang dapat dipasarkan dengan mengundang pedagang dari Pasar Polokarto.

FOTO : Pembagian Oksigen Gratis di Loji Gandrung

Pengisian ulang oksigen gratis di Loji Gandrung

FOTO : Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar Kota Solo

Vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kota Solo

FOTO : Sepi Pengunjung, Perwatan Satwa TSTJ Terus Dilakukan

Perawatan satwa koleksi Taman Satwa Taru Jurug

Hari Jadi Ke-271 Kabupaten Klaten, Sederet Penghargaan Diraih Bupati

Sederet penghargaan diraih Bupati Sri Mulyani selama memimpin Kabupaten Klaten sejak periode pertama 2017 hingga periode kedua 2021

Lagi, Megawati Singgung Presiden Jokowi soal Kementerian

Megawati mengingatkan Presiden Jokowi agar memegang komando kerja penanganan bencana.