Ilustrasi tes pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). (Antara-Umarul Faruq)

Solopos.com, KEDIRI -- Sebanyak 200 pendaftar CPNS di Kota Kediri gagal tes administrasi lantaran tak memenuhi syarat. Itu artinya masih ada sekitar 1.700 pendaftar yang akan mengikuti tes berikutnya.

Menurut Sekda Kota Kediri, Budwi Suni, kebanyakan pendaftar yang tak memenuhi syarat dikarenakan latar belakang pendidikannya tak sesuai dengan formasi yang dilamar.

"Sekitar 1.900 pendaftar, ada kurang lebih 200 yang tidak memenuhi syarat. Ini karena tidak sesuai dengan jurusan. Misalnya teknik sipil kan ada spesifikasinya, kalau tidak sesuai otomatis TMS [tidak memenuhi syarat]," kata dia, seperti dilansir Antara, Selasa (24/12/2019).

Ia memastikan proses verifikasi berkas pendaftar berlangsung terbuka sehingga tidak ada celah bagi oknum mana pun untuk meloloskan pendaftar yang tidak memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, berkas pendaftar diperiksa oleh tim verifikasi administrasi yang meliputi aparat BKPPD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di bawah koordinasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Tim verifikator diwajibkan memeriksa berkas di kantor, tidak boleh membawa berkas ke rumah.

Kota Kediri mendapat alokasi 147 lowongan meliputi 114 lowongan tenaga kesehatan dan 33 tenaga teknis, termasuk di dalamnya enam posisi untuk penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes seleksi kompetensi dasar pada Februari 2020. Sementara itu, tes seleksi kompetensi bidang digelar Maret 2020. Sedangkan pengumuman lulus seleksi dilakukan April 2020.

Sumber: Antara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten