Sakit Maag Akut, Istri Gusti Benowo Meninggal Dunia

SOLO -- Istri Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Benowo, R.Ay Haryanti Benowo, meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu, Rabu (28/11/2012) pukul 05.15 WIB. Haryanti meninggal dunia lantaran sakit maag akut yang tak kunjung sembuh.

KGPH Benowo, menjelaskan istrinya menderita sakit maag sudah lama. Namun sakit itu tidak dirasakan oleh Haryanti. Almarhumah masih menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Kurang lebih satu bulan lalu, istri merasakan sakit maag. Setelah saya bawa ke rumah sakit, ternyata sakit maag itu sudah akut. Sakit maagnya sudah lama namun tidak dirasakan,” jelas Benowo saat ditemui Solopos.com, di rumah duka di Jl Kenanga No 148-B/45 Badran, Purwosari, Laweyan, Rabu siang.

Kondisi tubuh Haryanti ngedrop, menurut Benowo, karena nafsu makan berkurang. Atas kenyataan tersebut, Haryanti harus bolak-balik dibawa ke rumah sakit hingga tiga kali. Perawatan pertama dilakukan selama tiga hari. Benowo menceritakan, perawatan pertama membuat kondisi tubuh Haryanti membaik.

“Setelah di rumah, sakit maagnya kambuh. Daya tahan tubuhnya tidak kuat untuk beraktivitas. Akhirnya saya bawa lagi ke rumah sakit selama delapan hari. Ketika dibawa pulang, kambuhnya lagi. Saya bawa ke rumah sakit lagi hingga ketiga kalinya. Istri saya dirawat selama 15 hari hingga tadi pagi. Namun Tuhan berkehendak lain, istri saya meninggal dunia di rumah sakit dengan kondisi tubuh yang lemas,” jelas Benowo.

Pasangan Benowo-Haryanti mempunyai dua anak, Endang Apriyanti dan Ferida Aryanti. Pemakaman Haryanti dilakukan pada Kamis (29/11/2012) pukul 10.00 WIB di Pemakaman Jatinom, Klaten. Almarhumah meninggal dunia dalam usia 63 tahun.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom