Sakit, Cabup Joko Paloma Tak Hadiri Debat Putaran II Pilkada Sukoharjo

Cabup Joko Paloma menderita sakit sehingga tak bisa hadir dalam debat publik putaran kedua.

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar livestreaming debat putaran kedua Pilkada Sukoharjo, Sabtu (21/11/2020). (Youtube KPU Kabupaten Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Calon bupati nomor urut dua dalam Pilkada Sukoharjo, Joko Paloma Santosa, absen dalam debat publik putaran kedua, Sabtu (21/11/2020), lantaran menderita sakit.

Ketua tim kampanye Joswi, Eko Sapto Purnomo, mengatakan cabup Joko Paloma menderita sakit sehingga tak bisa hadir dalam debat publik putaran kedua.

Saat ini, ungkap dia, dokter masih memeriksa kondisi kesehatan cabup Joko Paloma untuk menentukan apakah perlu opname atau tidak.

Dalam debat publik putaran kedua yang berlangsung pagi ini, hanya cawabup Wiwaha Aji Santosa yang beradu gagasan dengan pasangan nomor urut satu, Etik Suryani-Agus Santosa.

Debat kali ini dipandu anchor dan jurnalis stasiun televisi CNN Indonesia, Putri Ayuningtyas, bertempat di Hotel Brothers, Solo Baru. Tema debat publik ini adalah Peningkatan Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat.

Meningkatkan Pelayanan Publik

Kedua pasangan calon memaparkan beragam program unggulan untuk meningkatkan pelayanan publik. Mereka telah memaparkan visi dan misi saat debat publik putaran pertama pada 17 Oktober lalu.

Kali ini, mereka harus mempertajam paparan visi dan misi terutama yang erat hubungannya dengan tema. Sehingga, masyarakat bisa menilai kualitas program kerja setiap pasangan calon dalam debat publik tersebut.

“Ini kesempatan masyarakat untuk menyimak program kerja masing-masing pasangan calon,” kata Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, kepada Solopos.com, Jumat (20/11/2020)

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...