Tutup Iklan

Sajian 3.420 Porsi Rica-Rica Kelinci di Magetan Masuk Rekor Muri

Sajian 3.420 Porsi Rica-Rica Kelinci di Magetan Masuk Rekor Muri

SOLOPOS.COM - Pelajar antre mendapatkan rica-rica kelinci saat pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sajian rica-rica kelinci terbanyak yakni 3.420 porsi di Magetan, Selasa (3/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)

Magetan mencatatkan rekor sajian rica-rica kelinci terbanyak.

Solopos.com, MAGETAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyediakan 3.420 porsi rica-rica kelinci di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ki Mageti Magetan, Selasa (3/10/2017). Kegiatan itu tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai rekor terbanyak.

“Hari ini kami mencatat rekor yang spektakuler di bidang kuliner berupa sajian rica-rica kelinci dengan jumlah terbanyak, ada 3.420 porsi yang jumlahnya disesuaikan dengan HUT ke-342 Kabupaten Magetan,” kata Executive Manager Muri Sri Widayati seusai penyerahan piagam kepada Bupati Magetan Sumantri dan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Kustini di GOR Ki Mageti.

Sri Widayati menambahkan sajian rica-rica kelinci tersebut tercatat di Muri sebagai rekor yang ke-8.125 dan merupakan yang ketujuh bagi Kabupaten Magetan.

“Karena sebelumnya Magetan pernah tercatat di Muri dalam kegiatan pawai becak lawu, caping terbesar, pemakai caping terbanyak, pendongeng terbanyak, replika bendera merah putih dari anyaman bambu terbesar,” ujar dia.

Sri Widayati menguraikan sebelumnya pernah ada makanan olahan dari daging kelinci yang tercatat di Muri, namun dalam bentuk satai.

“Pembuatan sate kelinci dengan pernah dibuat oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, sekitar tahun 2010. Sedangkan untuk rica-rica memang baru pertama kali ini. Menurut saya ada yang unik dari pemecahan rekor Muri ini, kalau biasanya disajikan dalam bentuk sate, kali ini dalam bentuk rica-rica,” tutur dia.

Sementara itu Bupati Magetan Sumantri berharap kegiatan tersebut bisa mendorong para peternak kelinci di Magetan untuk lebih semangat lagi untuk meningkatkan produksi dan produktivitasnya.

“Saya harapkan setelah selesainya acara ini, para peternak kelinci bisa terdorong semangatnya untuk terus meningkatkan produksi dan produktivitas kelincinya di Kabupaten Magetan. Sehingga ke depan, Magetan bisa menjadi daerah kampung kelinci,” kata Sumantri.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Kustini menyampaikan keinginannnya menu olahan daging kelinci bisa mendukung kemajuan wisata Sarangan.

“Kami ingin menghidupkan lagi ternak kelinci, dimana ikon wisata kita yang ada di Sarangan sudah dikenal dengan kuliner khasnya sate kelinci. Nantinya bisa dikembangkan dalam bentuk olahan rica-rica. Ini akan kita angkat untuk mendukung kemajuan wisata Sarangan,” kata Kustini.

Menurut Kustini sajian rica-rica kelinci yang dicatatkan ke rekor Muri tersebut terbuat dari daging kelinci sekitar 400 ekor dengan asumsi berat dua kilogram semuanya berasal dari sentra ternak kelinci Desa Tanjungsari Magetan.

Rica-rica kelici selanjutnya dibagikan kepada para pelajar SD, SMP dan SMA.

Berita Terkait

Berita Terkini

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.

Solopos Hari Ini: Tarik Rem Darurat

Solopos edisi Jumat (18/6/2021) mengulas soal lonjakan kasus Covid-19 yang harus diatasi pemerintah. Tingginya angka kasus harian Covid-19 bisa membuat fasilitas kesehatan kolaps.

Aplikasi Simpati Diluncurkan, Isinya Informasi Lengkap Soal Wisata Sragen

Aplikasi Simpati bisa diakses melalui laman simpati.sragenkab.go.id serta juga bisa diunduh di playstore dengan nama Sragen Tourism.

Belgia Lolos ke 16 Besar, Ini Klasemen Grup B Euro 2020

Hasil ini membuat Belgia lolos ke 16 besar sementara Denmark hampir pasti tersingkir di fase grup.

Uposotha Mandala Puja, Ritual Perenungan Diri Umat Buddha

Ritual ini bernama upacara Uposotha Mandala Puja yang diadakan setiap dua kali sebulan pada tanggal satu dan tanggal lima belas  bulan lunar penanggalan Jawa.