Saham Persis Solo Dilego, Calon Bos Baru Diutamakan Figur Lokal
Penggawa Persis Solo diarak di jalanan Kota Solo usai lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia 2007 (setingkat kasta kedua) dengan status runner up Divisi I 2006. Sekitar 14 tahun berselang, Persis masih tertahan di kompetisi level kedua nasional. (Istimewa/Wahyu Tri Nugroho)

Solopos.com, SOLO — Rencana Vijaya Fitriyasa dan Sigid Haryo Wibisono melego sahamnya di PT Persis Solo Saestu (PSS) kian menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola. Calon bos baru Persis Solo diharapkan figur lokal.

Spekulasi mengenai calon bos baru pun mengemuka seiring surat penawaran saham yang dilayangkan Vijaya dan Sigid kepada pemilik saham lain. Sejumlah pihak mendorong pemilik baru Persis nantinya adalah sosok lokal.

Figur wong Solo dinilai bakal memiliki rasa kecintaan lebih pada Laskar Sambernyawa. Sosok lokal juga dianggap punya ambisi lebih untuk mengangkat Persis Solo agar kembali disegani di kancah Nasional.

Baca Juga: Film Animasi Siswa SMK RUS Berprestasi Internasional

Diketahui, Vijaya resmi melepas seluruh sahamnya di PT PSS yakni sebanyak 3.500 lembar (70%). Langkah tersebut juga dilakukan PT Syahdhana Property Nusantara (SPN) milik Sigid yang telah menawarkan 1.000 lembar sahamnya (20%) pada pemilik saham lain.

Pembina PS Unsa-ASMI yang juga pemilik saham minoritas di PT PSS, Rio Arya Surendra, mengatakan proses akuisisi kali ini bakal sangat krusial. Keputusan terkait hal itu bakal menentukan sepak terjang Persis ke depan.

Rio berharap Vijaya maupun PT SPN dapat melego sahamnya pada sosok yang profesional dan mampu mengangkat Persis.

Baca Juga: Pesawat CN235 Diminati Mancanegara, Ke Mana Saja Pasarnya?

“Saya akan senang sekali kalau pemilik barunya nanti orang Solo. Menurut saya, investor asal Solo bakal memiliki kepedulian dan rasa handarbeni yang lebih tinggi pada Persis,” ujar Rio saat dihubungi Espos, Rabu (17/2/2021).

Tak Tolak Luar Kota

Meski demikian, dia tak antipati apabila nantinya Persis dikelola investor dari luar Kota Bengawan. Apalagi industri sepak bola modern membuka peluang bagi pihak yang lebih luas dalam pengelolaan klub.

“Yang penting pemilik baru nanti benar-benar komitmen. Prospek Persis cerah karena punya stadion standar internasional [Stadion Manahan] dan suporter militan,” ujar Rio yang dikabarkan tertarik mengakuisisi saham PT SPN.

Baca Juga: Mengeluh Punya Haters ke Fiki Naki, Mata Dayana Berkaca-Kaca...

Pembina PS MARS, BM Anjasmara, menilai kepemilikan Persis di tangan figur lokal akan memudahkan klub dalam merangkul tim internal. Selama ini pemilik klub (Vijaya dan Sigid) bertempat tinggal di Jakarta.

Sementara itu, Manajer Persis, Hari Purnomo, enggan menanggapi soal rencana pelepasan saham mayoritas di PT PSS. Namun beberapa waktu lalu Hari sempat mengutarakan harapannya soal akuisisi.

“Kalau benar Persis akan dijual, saya berharap yang beli wong Solo. Saya yakin perlakuannya beda karena tak hanya memikirkan kalkulasi bisnis semata, tapi juga kecintaan.”

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Berita Terkini Lainnya








Kolom