Sah! Dua Perda di Ponorogo Resmi Dicabut, Ini Alasannya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mencabut dua peraturan daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna di gedung wakil rakyat setempat, Selasa (17/5/2022).

  Anggota DPRD Ponorogo beserta jajaran eksekutif mengikuti rapat paripurna Selasa (17/5/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Anggota DPRD Ponorogo beserta jajaran eksekutif mengikuti rapat paripurna Selasa (17/5/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

Solopos.com, PONOROGO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mencabut dua peraturan daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna di gedung wakil rakyat setempat, Selasa (17/5/2022).

Dua perda yang dicabut adalah Perda Nomor 2/2013 tentang Izin Usaha Jasa Konstruksi dan Perda Nomor 4/2008 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

‘’Tentunya ada alasan mengapa kedua Perda itu harus dicabut,’’ kata Miseri Efendi, Wakil Ketua DPRD Ponorogo kepada wartawan.

Pertama, karena telah terbit Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5/2021. Dalam ketentuan PP itu sudah menjelaskan tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Ditambah lagi dengan adanya PP Nomor 14/2021 tentang Perubahan atas PP Nomor 22/2020 tentang PP Nomor 2/2017 tentang Jasa Konstruksi.

Baca Juga: Hebat! Siswi MAN 2 Ponorogo Ini Raih Beasiswa Kuliah di Kanada

‘’Peraturan pelaksanaannya tidak lagi menjadi kewenangan pemda,’’ terang politisi Partai Demokrat itu.

Miseri mengatakan bahwa ketentuan perizinan saat ini sudah menjadi kewenangan pusat. Yakni, melalui online sigle submission (OSS). Semua perizinan melalui media elektronik dan tidak lagi manual seperti sebelumnya. Selain itu, pemda tidak lagi berwenang mengatur perizinan seperti yang telah diatur di dalam perda.

‘’Perda harus menyesuaikan dengan PP Nomor 5/2021 dan PP Nomor 14/2021,’’ jelasnya.

Pencabutan Perda Nomor 4/2008 tentang Lembaga Pemasyarakatan Desa dan Kelurahan juga bukan tanpa alasan. Miseri mengatakan bahwa pencabutan itu menyesuaikan dengan ketentuan di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18/2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

Baca Juga: Legenda Golan Mirah di Ponorogo, Warga Desanya Tak Bisa Saling Menikah

‘’Sekarang tidak lagi diatur dalam perda dan cukup melalui Perbup [Peraturan Bupati],’’ ujar dia.

Dalam pemimpin rapat paripurna, fraksi PDI Perjuangan mengusulkan untuk tidak dilanjutkan dalam pembahasan pansus. Anggota fraksi lainnya kemudian menyepakati.

Miseri menerangkan bahwa semua anggota fraksi mafhum bahwa alasan pencabutan kedua perda itu sudah jelas dan tidak perlu ada pembahasan lebih lanjut.

Perda yang dibuat oleh Pemerintah Daerah tidak boleh bertentangan dengan peraturan di atasnya. Jawaban Bupati Sugiri Sancoko menerangkan bahwa harus tunduk dengan ketentuan yang lebih tinggi.

‘’Kami sepakat tidak membentuk pansus,’’ pungkasnya. (ADV)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

+ PLUS Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

Berita Terkini

Sediakan Payung Lur! Prakiraan Cuaca Madiun Hari Ini Hujan Ringan

Prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Rabu (6/7/2022) menurut BMKG.

Polisi Buru 3 Pelaku Lain Kasus Pembunuhan Pensiunan RRI Madiun

Penyidik Satreskrim Polres Madiun Kota kini memburu tiga pelaku lain dalam kasus pembunuhan pensiunan pegawia RRI Madiun.

Imbas Wabah PMK, Penjualan Kambing Kurban di Madiun Anjlok

Peternak kambing di Kabupaten Madiun merasakan dampak dari wabah PMK menjelang perayaan Iduladha tahun ini.

Segarnya Es Dawet Pecel Ponorogo, Sensasi Rasa Manis & Pedas Jadi Satu

Di Kabupaten Ponorogo ada kuliner unik yang menyegarkan, yaitu es dawet pecel.

Eksotis & Instagramable! Ini Rekomendasi Pantai di Pacitan yang Bagus

Berikut ini lima pantai bagus di Kabupaten Pacitan yang harus kalian kunjungi.

Rekonstruksi Pembunuhan Pensiunan RRI Madiun Disambut Tangis Keluarga

Polres Madiun Kota menggelar rekonstruksi aksi pembunuhan pensiunan pegawai RRI Madiun, Selasa (5/7/2022).

Laka Beruntun Truk Tabrak 2 Kendaraan di Ponorogo, 1 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, tepatnya simpang tiga Tamansari-Maguwan Dukuh Tamansari, Desa Sambit, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.

Prakiraan Cuaca di Madiun Selasa: Hujan Ringan Sepanjang Hari

Berikiut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun menurut BMKG pada Selasa (5/7/2022).

Seru Banget! 600 Anak di Ponorogo Buka Celengan Bersama

Ratusan anak di Kabupaten Ponorogo secara bersama-sama membuka celengan di Desa Bringinan.

Seharian Tak Keluar Rumah, Pensiunan PNS di Madiun Ditemukan Meninggal

Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di rumahnya sendirian di Kabupaten Madiun.

Seorang Peserta Lari Lintas Alam Hilang di Gunung Arjuno

Seorang peserta lari lintas alam Mantra Summit bernama Yurbianto dilaporkan hilang di kawasan Gunung Arjuno, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Cerita Misteri Bus Hantu Banyuwangi-Surabaya, 5 Menit Sampai

Masih ingatkah Anda tentang kisah misteri bus hantu jurusan Banyuwangi-Surabaya yang bisa ditempuh dalam waktu hanya lima menit?

Madiun Hari Ini Panas Lur, Suhu Capai 33 Derajat Celcius!

Berikut prakiraan cuaca di Kota Madiun menurut BMKG pada Senin (4/7/2022).

200 Pusaka Dipamerkan di Madiun, Ada Juga Keris Peninggalan Singasari

Ratusan pusaka dipamerkan dalam acara Pameran Pesona Pusaka 2022 di GOR Kota Madiun.

Kalahkan Tim dari Kampus Kelas Dunia, Tim ITS Juara Umum IRC 2022 di AS

Tim Barunastra ITS Surabaya menjadi juara umum dalam ajang IRC 2022 di Amerika Serikat.

Sadis! Tak Terima Diceraikan, Suami di Malang Tusuk Istri & Anaknya

Seorang pria menusuk istri dan anaknya karena tidak diterima diceraikan.