Sadis! Tak Terima Diceraikan, Suami di Malang Tusuk Istri & Anaknya

Seorang pria menusuk istri dan anaknya karena tidak diterima diceraikan.

 Ilustrasi penusukan (JIBI/Harian Jogja/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penusukan (JIBI/Harian Jogja/Dok.)

Solopos.com, MALANG — Pelaku penusukan istri dan anaknya sendiri di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menyerahkan diri ke polisi. Pelaku berinisial BFY itu melakukan tindakan sadis itu karena tidak terima diceraikan korban yang merupakan istrinya.

Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, mengatakan pelaku yang berusia 42 tahun itu menyerahkan diri karena tahu sedang diburu polisi, Sabtu (2/7/2022). Sejumlah barang bukti pun langsung dibawa ke Polres Malang untuk pemeriksaan.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Mengetahui bahwa dirinya dicari oleh pihak kepolisian, pelaku akhirnya menyerahkan diri. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ferli, Minggu (3/7/2022).

Dia menyampaikan kejadian tragis itu terjadi pada 28 Juni 2022 di Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, sekitar pukul 15.00 WIB. Korban penusukan tersebut adalah istri pelaku berinisial LW, dan anak kandungnya berinisial IFC, 21.

Baca Juga: Terenyuh! Alasan Nenek di Ponorogo Jual Dawet dengan Harga Murah

Korban LW mengalami sembilan luka tusuk di tubuhnya, sedangkan korban IFC ditusuk senjata tajam satu kali.

“Kami mengamankan sejumlah barang bukti termasuk senjata tajam jenis pisau,” katanya.

Kejadian itu bermula saat tersangka mendatangi rumah nenek dari korban dalam kondisi marah. Selanjutnya, pelaku dan korban LW saling adu mulut di lokasi kejadian.

Saat itu, pelaku langsung menusuk korban LW menggunakan pisau kecil. Sedangkan anaknya, IFC, yang berusaha melerai percekcokan itu, juga ditusuk pelaku.

Baca Juga: Sadis! Suami Bacok Istri di Ngawi Sampai Kritis

Setelah menusuk kedua korban, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan korban IFC melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang setempat. Petugas kepolisian berusaha untuk mencari pelaku penusukan tersebut dengan mendatangi sejumlah lokasi.

“Pelaku akhirnya menyerahkan diri. Pelaku melakukan perbuatan itu karena tidak terima akan diceraikan oleh istrinya,” katanya.

Saat ini kedua korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepanjen, Kabupaten Malang untuk menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.

Baca Juga: Suami yang Membacok Istri di Ngawi Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Sementara pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat (2) Jo. Pasal 5 UU. NO. 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan denda maksimal Rp30 juta.

Selain itu juga dikenakan Pasal 351 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman penjara maksimal lima tahun.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

      + PLUS Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

      Penyelenggaraan International Olympiad in Informatics (IOI) 2022 di Kota Jogja, Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta, 7-15 Agustus 2022, menjadi arena pengenalan aneka ragam kesenian Indonesia kepada dunia.

      Berita Terkini

      Uniknya Tari Keling, Pemainnya Harus dari Dusun di Ponorogo

      Mengenal tari keling yang menjadi salah satu tari tradisional di Kabupaten Ponorogo.

      Jelang HUT Ke-77 RI, Lokomotif KA Dicuci & Dihias Bertema Kemerdekaan

      Menjelang HUT ke-77 Republik Indonesia, Komunitas Pecinta Kereta Api Lingkup Madiun atau Pecel +63 mencuci dan menghias lokomotif kereta api.

      Karyawan Disekap, Bos Perusahaan di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

      Direktur Utama (Dirut) PT Meratus Line, Slamet Rahardjo, diduga menyekap seorang karyawannya bernama, Edi Setyawan.

      Terbanyak untuk Honor Panitia, Anggaran Pilkada Gunungkidul Rp73 Miliar

      Anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Gunungkidul diperkirakan mencapai Rp73 miliar.

      Tak Kuat Nanjak, Bus Pariwisata Angkut 28 Siswa di Malang Masuk Jurang

      Sebuah bus pariwisata yang mengangkut 28 siswa Mts mengalami kecelakaan, terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang.

      Baru Muncul ke Publik, Istri Mas Bechi Ternyata Habis Melahirkan

      Durottun Mahsunnah, istri Mas Bechi, terdakwa kasus pencabulan santriwati di Jombang, mengaku baru bisa muncul di depan publik karena baru saja melahirkan anak keempat.

      Istri Mas Bechi Sebut Banyak Pelakor yang Ingin Rebut Suaminya

      Durrotun Mahsunnah, istri anak kiai Jombang yang menjadi terdakwa kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap santri, MSAT atau Mas Bechi, menyebut suaminya banyak disukai wanita.

      Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Madiun Sabtu: Hujan Tipis Siang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Sabtu 13 Agustus 2022.

      Forum Beasiswa Indonesia Gelar Kongres Ke-2, Bahas Isu Kontroversi Ini

      Komite Forum Beasiswa Indonesia menggelar Kongres Beasiswa Indonesia Ke-2 pada tanggal 19-23 Agustus 2022.

      Jelang HUT Ke-77 RI, Pemkot Madiun Bagikan 5000 Bendera Merah Putih

      Pemkot Madiun bagikan 5000 bendera merah putih kepada warga menjelang perayaan HUT Kemerdekaan ke-77 RI.

      Tampil di Publik, Istri Mas Bechi Sebut Suaminya hanya Korban Fitnah

      Durrotun Mahsunnah, istri terdakwa kasus pencabulan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, berbicara mengenai kasus pencabulan yang menjerat suaminya.

      Suap "Ketok Palu" APBD, KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung

      Komisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Agus Budiarto, sebagai tersangka dalam kasus suap "ketok palu" APBD.

      Uniknya Bersih Desa di Madiun, Sembelih Kambing Kendit untuk Tolak Bala

      Masyarakat di Dusun Ngrawan, Desa/Kecamatan Dolopo, Madiun, menyembelih kambing kendit dalam tradisi bersih desa.

      Didampingi 3 Kuasa Hukum, Gus Samsudin Diperiksa terkait Pesulap Merah

      Pimpinan Padepokan Nur Dzat Sejati Blitar, Samsudin Jadab atau Gus Samsudin, mendatangi Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (12/8/2022).

      Lahir dari Rahim NU, Ini Sejarah Berdirinya Perguruan Silat Pagar Nusa

      Berikut ini sejarah berdirinya perguruan silat Pagar Nusa.