Perbandingan bodi Iphone 8 dan Iphone 7. (Istimewa/Theverge)

Apple pusat memintas produksi Iphone 8 dikurangi lantaran kurang populernya gadget ini di pasaran.

Solopos.com, CUPERTINO – Saham Apple dilaporkan mengalami penurunan di bursa efek pada Kamis, 19 Oktober 2017. Nilainya turun sebesar 1,5% karena lemahnya permintaan akan Iphone 8 di pasaran.

Analis dari KeyBanc Capital Market, John Vinh, melaporkan bahwa Iphone 8 masih kalah pamor dibandingkan dengan penjualan Iphone 7. Sebulan setelah Iphone 8 dirilis, penjualan Iphone 7 di toko operator telah melampaui Iphone seri terbaru tersebut.

Dilansir Phone Arena, Senin (23/10/2017), sebuah laporan menyebutkan bahwa Iphone 7 lebih laris daripada Iphone 8. Kini, laporan terbaru dari Taiwan mengatakan bahwa Cupertino (Markas Apple) meminta pemasok untuk mengurangi produksi hampir 50 persen selama dua bulan ke depan. Pada saat yang sama operator Kanada Rogers mengatakan bahwa minat pada Iphone 8 "mengalami anemia."

Sementara itu, CFO Verizon memperkirakan permintaan rendah akan terjadi. Jumlah upgrade iPhone di kuartal ketiga sedikit turun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun hal ini disebabkan ketertarikan pada Iphone X, bukan karena ketidakpuasan dengan Iphone 8 dan Iphone 8 Plus.

Awal pekan lalu Consumer Reports menempatkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus di tempat keempat dan kelima dalam daftar smartphone dengan kinerja terbaik, setelah tiga perangkat premium Samsung Galaxy S.

Sebelumnya, KGI mengatakan bahwa 2-3 juta unit Iphone X akan dikirim pada 3 November 2017.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten