Rutan Solo Penuh Sesak, 12 Warga Binaan Dipindah ke Klaten
Ilustrasi penjara (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Solo dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klaten Jumat (7/8/2020) malam.

Pemindahan warga binaan dikarenakan jumlahnya di Rutan Solo melebihi kapasitas ideal.

Kepala Pengamanan Rutan Solo Andi Rahmanto kepada wartawan Sabtu (8/8/2020) mengatakan pemindahan warga binaan ke LP Klaten untuk mengurangi jumlah kapasitas tahanan yang melebihi kapasitas ideal.

Bus Aglomerasi Solo-Sumberlawang Beroperasi September, Persiapan Dikebut

Menurutnya, hal itu juga untuk memaksimalkan proses pembinaan warga binaan di dalam rutan. Idealnya jumlah WBP di Rutan Solo yakni 304 orang, namun saat ini tercatat mencapai 540 orang.

"Usai kembali membuka penitipan tahanan, jumlah WBP terus bertambah. Terakhir ada 29 WBP yang terdiri dari 27 laki-laki dan dua orang perempuan. Tahanan itu berasal dari Polresta Solo sebanyak 12 orang, Polres Sukoharjo 2 orang, dan Polres Karanganyar sebanyak 15 orang," ujar dia mewakili Karutan Solo Urip Dharma Yoga.

Ia menambahkan sebelum memindahkan warga binaan, Rutan Solo berkoordinasi dengan Kanwil Pemasyarakatan Jawa Tengah. Usai memperoleh izin, LP Klaten yang dianggap masih mampu menampung WBP itu.

Kasus Pencurian di Solo Turun, Penyalahgunaan Narkoba Mendominasi

Menurutnya, sebelum dipindahkan belasan WBP itu mengikuti uji cepat virus corona atau rapid test. Hasilnya, seluruh WBP dinyatakan non reaktif.

Karantina 29 Tahanan Baru

Berkas itu dilampirkan dalam berkas pemindahan warga binaan. Menurutnya, pihak Rutan Solo juga telah berkoordinasi dengan keluarga WBP terkait pemindahan.

Sementara itu, Rutan Solo masih membuka penitipan usai sebelumnya menutup penerimaan tahanan saat pandemi. Namun, saat ini pihak rutan masih menyelesaikan tahapan karantina 29 tahanan baru.

Gunung Sinabung Erupsi Lagi Setelah 1 Tahun "Tidur"

Usai masa karantina tahanan itu selesai, Rutan Solo kembali bisa menerima tahanan baru. Teknis penerimaan narapidana baru yakni dengan menyelesaikan masa karantina selama dua pekan lalu Rutan Solo kembali membuka penerimaan tahanan.

Ia menambahkan saat penutupan penerimaan tahanan pada saat awal pandemi sedikit membuat Rutan solo sedikit longgar. Menurutnya sebelum pandemi, jumlah warga binaan Rutan Solo bisa mencapai 600-700 orang.

"Sesuai protokol Covid-19, WBP karantina mereka juga tidak boleh meninggalkan sel isolasi. Kami telah membentuk tim penerimaan tahanan selama masa pandemi ini," imbuh dia.

Puluhan Mobil Antik Dipamerkan di Karanganyar Besok, Pengunjung Boleh Selfie



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom