Bangunan Rusunawa Mangkubumen, Banjarsari, Solo. (Solopos/M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO -- Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Mangkubumen, Banjarsari, Solo, sudah kelar dibangun dan siap huni. Puluhan unit rusunawa tersebut bakal dibagikan kepada calon penghuni, pekan depan.

Hunian yang dibangun dengan dana dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu ditujukan bagi warga terdampak penataan di lingkungan sekitarnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sewa Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim KPP) Kota Solo, Iswan Fitradias Pengasuh, mengatakan pembangunan hunian senilai Rp22 miliar itu telah rampung sejak Maret lalu.

“Data penerima sudah ada di kami, berbarengan dengan pendataan penerima Rusunawa Mojosongo Blok C dan D. Namun, pembagian belum dilakukan karena jaringan air bersih PDAM baru tersambung pekan lalu. Selain itu, akses menuju rusunawa sempat terhalang pembangunan IPAL [instalasi pengolahan air limbah]. Kami menunggu itu selesai, jadi awal September kami baru undi kuncinya,” kata dia, kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).

Bangunan berlantai lima di dekat Kali Pepe itu terdiri atas satu blok dengan 77 unit hunian. Tipe unit 36 dengan satu kamar yang dilengkapi ruang serbaguna dan tempat parkir.

Lurah Mangkubumen, Beni Sumartono, mengatakan pembangunan IPAL sudah rampung dua hari lalu. “Saya sudah sampaikan ke Disperkim, akses ke rusunawa sudah tidak terhalang pembangunan IPAL. Tinggal menunggu instruksinya kapan masuk,” kata dia, Jumat (30/8/2019).

Menurut Beni, warga yang mendapatkan jatah unit rusunawa itu dari wilayah RW 001 sampai RW 014, namun mayoritas berasal dari warga RW 002 karena kawasan ini masuk SK Wali Kota sebagai kawasan kumuh.

"Ya, harapannya saat mereka masuk rusunawa semua, predikat kawasan kumuh di Mangkubumen bisa hilang," ujar Beni.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: