Warga beserta anggota TNI dan Polri bekerja bakti membersihkan puing-puing rumah milik Samadi, 85, warga Dukuh Rejosari, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Sukoharjo, yang roboh, Selasa (22/8/2017). (Istimewa/Raharjo)

Rumah warga Weru roboh diterpa angin kencang.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Terpaan angin kencang mengakibatkan sebuah rumah di Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Sukoharjo, rata dengan tanah.

Saat musibah terjadi, pemilik rumah bernama Samadi, 85, warga Dukuh Rejosari RT 002, RW 014, Karangmojo, dan istrinya tengah keluar rumah.

Informasi yang dihimpun, Rabu (23/8/2017), angin kencang terjadi Selasa (22/8/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa rumah roboh kali pertama diketahui oleh Satiman, 50, tetangga korban yang sedang memberi pakan kambing di kandang.

Satiman tiba-tiba mendengar suara gemeretak dan melihat rumah korban Samadi roboh. Kemudian Satiman melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT 002, Budiman, 40.

Warga Karangmojo, Weru, Wahyono, bercerita bangunan rumah Samadi terbuat dari dinding bambu atau gedek. Dia berharap Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sukoharjo bisa memperbaikinya karena korban termasuk warga kurang mampu.

"Kami berharap, rumah korban masuk program rehab Rumah Tak Layak Huni [RTLH] tahun ini atau program rehab rumah lain. Tahun ini kan Kecamatan Weru mendapatkan program rehab rumah bagi warga kurang mampu dan korban layak mendapatkan bantuan tersebut," ujarnya.

Wahyono yang juga Ketua RT di Desa Karangmojo ini, menjelaskan Samadi dan istrinya tidur di rumah anak mereka yang berjarak seratusan meter dari rumah yang roboh.

Warga Weru lainnya, Sarwiyanto, mengatakan bagian dapur rumah Samadi roboh rata dengan tanah. "Bukan bangunan induk rumah tetapi gandhok atau dapur," jelas dia.

Warga sekitar dibantu anggota Koramil Weru dan Polsek Weru bekerja bakti menyingkirkan puing-puing bangunan rumah Samadi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten