Rumah Warga Sragen Tersambar Petir, Penghuni Sempat Kena Setrum
Babinsa Karangtengah Serma Harun Yunianto (seragam TNI) bersama petugas PMI dan BPBD Sragen melihat kondisi genting dan perabot rumah yang tersambar petir di Kampung Pringan RT 002/RW 001, Kelurahan Karangtengah, Sragen Kota, Sragen, Rabu (7/4/2021). (Istimewa/Serma Harun Yunianto)

Solopos.com, SRAGEN — Sebuah rumah milik Danang Danarko, warga Kampung Pringan RT 002/RW 001, Kelurahan Karangtengah, Sragen Kota, tersambar petir saat hujan deras mengguyur, Rabu (7/4/2021) pukul 13.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut tetapi kondisi rumah rusak dan sejumlah perabot rumah tangga rusak.

Baca Juga: NTB Dilanda Bencana, Bagaimana Pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok?

Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol (Inf) Anggoro Heri Pratikno melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Karangtengah, Sragen Kota, Serma Harun Yunianto, kepada Solopos.com, Rabu siang, menyampaikan peristiwa itu bermula Danang menyalakan televisi di rumahnya saat pukul 12.30 WIB saat terjadi hujan.

Saat Danang mengganti saluran televisi secara manual, kata dia, tiba-tiba rumah tersambar petir mengenai antena televisi.

“Danang sempat terkena setrum tetapi beruntung listrik langsung padam. Sambaran petir itu membuat genting di dekat antena rusak. Bifet tempat meletakkan stasiun televisi juga rusak parah, bahkan kaca-kacanya pecah. Serpihan kaca sempat mengenai tubuh Danang. Petir itu juga sempat membakar sebagian Kasur dan merontokkan genting,” ujarnya.

Baca Juga: Jawab Pertanyaan Juri Pakai Translator, Miss Eco Indonesia Dihujat Habis-habisan

Harun bersama petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) langsung mengecek ke lokasi dan memeriksa kondisi rumah yang rusak. Harun mencatat barang-barang yang rusak akibat terkena petir, yakni televisi, bifet, atap, dan Kasur.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi juga memerintahkan personel untuk mengecek informasi rumah tersambar petir.



Berita Terkini Lainnya








Kolom