Warga mengangkut kayu yang terbakar menggunakan pikap di depan rumah Suradi di Dukuh Pondok RT 004, Desa/Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Minggu (21/7/2019). (Istimewa/BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Rumah milik Suradi, 59, warga Dukuh Pondok RT 004, Desa/Kecamatan Sambungmacan, Sragen, nyaris terbakar, Minggu (21/7/2019) siang. Penyebabnya gara-gara cucu Suradi bermain korek api.

Beruntung api hanya melalap sebagian kecil atap rumah lantaran kobaran api langsung diketahui dan berhasil dipadamkan dalam waktu singkat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, langsung mengirim tim reaksi cepat setelah mendapat laporan adanya kebakaran tersebut. Dari hasil pengumpulan data di lokasi kejadian, kronologi munculnya api di rumah Suradi itu berawal dari ulah cucunya yang bermain korek api.

“Pada pukul 11.00 WIB, istri korban, Sukarti, 60, melihat cucunya bermain korek api dan kayu yang berdekatan dengan boks mainan. Tanpa sengaja api menyulut boks mainan dan menghanguskan mainan dari plastik sehingga api membesar. Sontak Sukarti berteriak minta tolong untuk memadamkan api dan melaporkan kejadian itu ke instansi terkait,” ujar Sugeng kepada Solopos.com, Minggu siang.

Sugeng menyampaikan api itu tidak terlalu besar sehingga tidak sampai menghanguskan seluruh rumah. Warga sekitar pun langsung sigap dan mampu memadamkan api meski dengan peralatan seadanya.

“Kerugian hanya asbes yang hangus sehingga kerugian diperkirakan hanya Rp500.000,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten