Petugas Polsek Pracimantoro Wonogiri memeriksa rumah Ngatimin, 73, Dusun Karanglo Kulon, Desa Gebangharjo, Pracimantoro, yang dimasuki pencuri, Kamis (7/2/2019). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Maling menyatroni rumah Ngatimin, 73, warga Dusun Karanglo Kulon RT 002/RW 003, Desa Gebangharjo, Pracimantoro, Rabu (6/2/2019). Emas dalam wadah cepuk ditaksir senilai Rp25 juta raib.

Pencurian itu terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Pada Rabu pagi, menantu Ngatimin, Widadi, 48, pergi bekerja sebagai sopir di Terminal Pracimantoro.

Kemudian, pada pukul 11.00 WIB, Ngatimin, pergi berobat ke RS Sardjito Yogyakarta. Sekitar pukul 20.00 WIB, Widadi bersama anaknya, Frengky Pratama, 19, pulang ke rumah.

Tiba di rumah, Widadi kaget melihat pintu samping rumah dalam keadaan tidak terkunci. “Korban [Widadi] lalu masuk ke rumah dan ternyata almari di dalam kamar dalam keadaan terbuka sementara isi almari berantakan,” kata Paur Subbag Humas Aipda Iwan Sumarsono mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Solopos.com, Kamis (7/2/2019).

Melihat hal itu, Widadi lantas menghubungi istrinya yang berada di Malang. Widadi menanyakan barang apa saja yang tersimpan di dalam almari tersebut.

Barang-barang itu hilang itu meliputi uang tunai Rp4.556.000, sebuah laptop merek Acer senilai Rp5 juta, dan sejumlah perhiasan emas di wadah cepuk senilai Rp25 juta.

Total kerugian yang dialami korban ditaksir hampir Rp35 juta. “Kasus ini kini dalam penyelidikan aparat Polres Wonogiri,” terang Iwan.



Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten