Rumah Warga Gondang Sragen Digerebek, Polisi Temukan Ratusan Butir Pil Koplo

Satresnarkoba Polres Sragen menggerebek sebuah rumah di Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Sragen dan mendapati 300 pil koplo.

 Ilustrasi pil koplo. (JIBI-Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pil koplo. (JIBI-Dok)

Solopos.com, SRAGEN—Sebuah rumah milik warga di wilayah Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Sragen, digerebek aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sragen.

Hasil penggerebekan itu ditemukan satu paket berisi 300 butir pil koplo milik warga setempat.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Rini Pangestuti kepada wartawan, Senin (26/9/2022), mengungkapkan ratusan pil koplo yang disita polisi itu diketahui berinisial W alias P, 31, warga Srimulyo, Gondang, Sragen.

Dia menerangkan peristiwa itu bermula saat Satresnarkoba Polres Sragen mendapatkan informasi tentang adanya lokasi yang sering menjadi pusat transaksi jual beli obat-obatan berbahaya (obaya).

“Kami langsung menerjunkan tim yang dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Sragen untuk menyelidiki informasi tersebut. Petugas disebar di lokus yang menjadi sasaran operasi. Salah satu petugas kami mencurigai petugas paket yang baru keluar dari salah satu rumah warga. Rumah tersebut langsung digerebek tim,” jelasnya.

Dalam penggerebekan tersebut, kata Rini, aparat berhasil membekuk seorang laki-laki yang diketahui berinisial W alias P. Dia mengatakan petugas langsung menggeledah badan dan pakaian pemuda itu tetapi tidak ditemukan barang mencurigakan. Petugas kemudian menggeledah isi rumah.

“Kami menemukan barang bukti berupa satu paket atas nama W. Petugas memanggil ketua RT setempat menadi saksi. Paket itu dibuka dan ternyata berisi obat-obatan terlarang jenis trihexyphenidyl sebanyak 300 butir,” jelas Rini.

Dia menerangkan pemuda yang ditangkap tersebut kemudian diinterogasi. Dia menjelaskan obat-obatan terlarang itu ternyata pesanan dari teman pemuda itu yang sama-sama masih satu desa berinisial OEPH.

Pemuda dan barang bukti itu selanjutnya digelandang ke Mapolres Sragen untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Selain paket berisi pil koplo itu, Polisi juga menyita ponsel merek Samsung milik pemuda tersebut.

Dia menjelaskan pemuda itu menjadi pengedar pil koplo dan mendapatkan obaya dengan cara membeli di toko online. Dia mengatakan tersangka dijerat dengan Pasal 196 atau 197 UU No. 36/2009 tentang Kesehatan.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Percepatan Pemulihan Pascapandemi Jadi Tema ISETH ke-8 UMS

      Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menyelenggarakan International Summit on Science, Technology, and Humanity (ISETH) pada Senin-Selasa (5-6/12/2022) mendatang.

      UMK 2023 Klaten Diusulkan Naik 6,78%, Jadi Rp2,1 Juta

      Nilai upah minimum kabupaten (UMK) 2023 Klaten diusulkan Rp2.152.322,94 atau naik sekitar 6,78 persen dibandingkan UMK 2022.

      Gending Bertema Persis Solo akan Dibawakan saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo mempersiapkan gending (lagu dari gamelan) bertema Persis Solo dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Pidato Tuntas Subagyo saat DBLA di Purbayan Sukoharjo Membius Ribuan Orang

      Pidato Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, membius 6.000-an anggota organisasi itu saat DBLA di Desa Purbayan, Baki, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      ISI Solo Siapkan 2 Grup Karawitan di Pernikahan Kaesang-Erina

      Dua grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo akan tampil dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Tanpa Dukungan Penuh Pemkab, Wonogiri Sulit Capai Target Bebas AIDS Tahun 2030

      Target bebas acquired immune deficiency syndrome (AIDS) pada 2030 di Wonogiri sulit tercapai jika tidak ada dukungan serius dari Pemkab setempat.

      Fakta-Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sukoharjo Pada Kamis Pagi

      Fakta-fakta penangkapan terduga teroris di empat lokasi wilayah Kabupaten Sragen, Kamis (1/12/2022).

      Sudah 40 Persen, DPU BMCK Jateng Hentikan Pekerjaan Jembatan Ganefo Sragen

      DPU BMCK Jateng menghentikan kontrak pembangunan Jembatan Ganefo Sragen. Penghentian proyek tersebut disebabkan adanya revisi desain bawah jembatan.

      Menjelajahi Geopark Dunia di 7 Geosite Wonogiri

      Wonogiri menyimpan keindahan situs taman Bumi yang indah serta kekayaan arkeologi di zaman purbakala.

      Membeludak! Ribuan Orang Ikut Doa Bersama Lintas Agama di Purbayan Sukoharjo

      Ribuan orang anggota organisasi dan tamu undangan Tuntas Subagyo dari berbagai daerah memadati Taman Ratu Maulidya di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      Truk Uruk Tol Solo-Jogja Terguling di Ceper Klaten, Tak Ada Korban Jiwa

      Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit mobil dan satu unit truk terjadi di ruas jalan Ceper-Besole, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Jumat (2/12/2022) sore.

      Pelat Baja Diganti Baru, Getaran di Jembatan Mojo Berkurang Drastis

      Penggantian pelat jembatan dengan sistem baja ortotropik di Jembatan Mojo bertujuan menambah ketahanan terhadap beban kendaraan bermotor.

      Tenyata Ada 2 Warga Pendatang yang Pernah Ditangkap Densus 88 di Ngruki RT 01

      Tercatat ada dua warga pendatang di Dukuh Ngruki RT 01/RW 16, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo yang pernah ditangkap Densus 88 Antiteror.

      Penanggulangan HIV di Wonogiri Masih Terkendala Stigmatisasi

      Penanggulangan human immunodeficiency virus/acquired immune deficiency syndrome (HIV/AIDS) di Wonogiri masih terhalang stigmatisasi.

      Wonogiri Terhindar dari Penghentian Siaran TV Analog, Warga Masih Waswas

      Warga di perbatasan Wonogiri mengaku tetap waswas meski Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan analog switch off (ASO) atau penghentian siaran televisi (TV) analog tak terjadi di Kabupaten Sukses.