Rumah Rusak Tertimpa Tembok Pasar Legi, Warga Setabelan Solo Minta Ganti Rugi
Warga membersihkan puing bangunan yang ambruk akibat pembongkaran Pasar Legi di Jogobayan RT 001 RW 004, Kelurahan Stabelan, Banjarsari, Solo, Minggu (2/1/2020). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Tembok bekas bangunan Pasar Legi Solo ambruk menimpa satu rumah milik warga Jogobayan RT 001/RW 004, Kelurahan Setabelan, Banjarsari, Solo, saat dibongkar, Kamis (30/1/2020). Akibatnya, rumah warga itu rusak dengan kerugian ditaksir Rp10 juta sampai Rp15 juta.

Pemilik rumah berharap ada ganti rugi atas kerusakan bangunan rumahnya. Pantauan Solopos.com, timbunan material menutup jalan kampung tersebut. Atap rumah dan plafon kamar jebol hingga merusak kasur.

Pemilik rumah, Warsito, 68, mengatakan tembok itu ambruk setelah hujan lebat pada Kamis Sore. Ketika itu ia sedang duduk di ruang tamu bersama anak dan cucunya.

Demam dan Flu Sepulang dari China, Mahasiswi Asal Colomadu Karanganyar Dirujuk ke RSUD Moewardi Solo

"Saat tembok ambruk seperti gempa bumi. Banyak pasir yang masuk rumah. Untungnya enggak ada korban," katanya kepada Solopos.com saat ditemui di rumahnya, Minggu (2/2/2020).

Warsito menduga tembok ambruk karena getaran dari sejumlah ekskavator yang meratakan bangunan serta guyuran air hujan. Bangunan tua yang berusia lebih dari 10 tahun juga menjadi faktor robohnya tembok.

"Kami berharap ganti rugi perbaikan bangunan dan ganti untuk membersihkan rumah. Karena banyak pasir yang masuk rumah. Kerugian Rp10 juta sampai Rp15 juta," ungkap dia.

Pesona Umbul Udal-Udalan Karanganyar, Asri Banget Loh!

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, menjelaskan sudah menerima laporan dampak dari pembongkaran Pasar Legi. Pemenang lelang bertanggung jawab memperbaiki atap rumah rusak dan biaya kebersihan.

"Intinya semua itu atas tanggung jawab pemenang yang melakukan pembongkaran," ungkapnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom