Rumah Perdes di Bendosari Sukoharjo Disatroni Maling, Rp40 Juta Raib

Rumah seorang perangkat desa atau perdes di Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, disatroni maling, uang Rp40 juta dan perhiasan raib.

 Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SUKOHARJO — Rumah seorang perangkat desa atau perdes di wilayah Bendosari, Sukoharjo, disatroni maling, beberapa hari lalu. Uang senilai Rp40 juta dan beberapa perhiasan raib dibawa kabur pencuri.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, Jumat (1/10/2021), korban pencurian itu seorang perangkat Desa Manisharjo, Kecamatan Bendosari, namun rumahnya berada di Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari.

Baca Juga: Korsleting Saat Charge HP, Rumah Warga Gatak Sukoharjo Ludes Terbakar

“Memang benar, korban merupakan perangkat Desa Manisharjo, Namun, lokasi kejadiannya bukan di Desa Manisharjo melainkan Desa Bendosari. Korban pulang ke rumah suaminya di Desa Bendosari. Yang jelas, nominal uang yang dicuri lebih dari Rp40 juta,” kata Kepala Desa Manisharjo, Rumadi, kepada Solopos.com, Jumat.

Rumadi mengaku telah bertemu perangkat desa yang rumahnya disatroni maling di Bendosari, Sukoharjo, tersebut beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Waduh! Banyak Perusahaan Sukoharjo Belum Sadar Proteksi Kebakaran

Namun, perangkat desa itu belum menceritakan kronologi peristiwa pencurian di rumahnya secara detail dan terperinci. Saat kejadian, korban tengah rewang ke rumah tetangga yang menggelar hajatan.

Saat pulang ke rumah, ia kaget karena uang puluhan juta rupiah miliknya raib. Aksi pencurian itu telah dilaporkan kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Siap-Siap! 7 Kecamatan di Sukoharjo Ini Rawan Banjir saat Penghujan

“Saat ini, warga resak karena maraknya aksi kriminalitas yang mengincar harta benda. Sebelumnya, aksi serupa juga terjadi di desa lain. Harapannya semoga aparat kepolisian segera mengungkap kasus pencurian uang dan perhiasan emas yang meresahkan warga,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Bendosari, Iptu Lyan Prasetyo, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menyatakan proses penyidikan kasus pencurian uang dan emas dilakukan Satreskrim Polres Sukoharjo. Penyidik telah memintai keterangan beberapa saksi untuk menguatkan alat bukti.

Berita Terkait

Berita Terkini

Jejak Dakwah Sunan Kalijaga di Asale Sumur Songo Cepogo Boyolali

Dari jalan, plang nama Situs Sumur Songo terlihat cukup jelas namun warnanya sudah mulai memudar.

Ahli Strategi, Putut Gunawan Pernah Pimpin Pemenangan Jokowi-Rudy

Putut Gunawan punya sederet prestasi mentereng, salah satunya pernah memimpin tim pemenangan pasangan Jokowi-Rudy sebagai cawali-cawawali Solo dalam Pilkada 2010.

Nelayan Tepian Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sewakan Perahu untuk Wisata

Nelayan di tepian Waduk Gajah Mungkur, tepatnya dekat Pasar Sapi Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah menyediakan daya tarik wisata baru, yakni perahu wisata.

Obituari Putut Gunawan: Salah Satu Penggagas Musrenbang

Politkus senior PDIP Solo, Putut Gunawan, menjadi salah satu penggagas lahirnya musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang kini diadopsi di semua daerah.

Anak Bawah Umur di Tanon Sragen Diduga Diperkosa Hingga Hamil

Kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dan penyandang disabilitas mental hingga korban hamil terjadi di Desa Jono, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Dinas Pertanian Klaten Gagas Pengadaan Drone Penyemprot Hama

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten memiliki rencana untuk membeli drone pertanian meski belum jelas kapan.

9 Kasus Omicron Terdeteksi di Jateng, di Solo Ada?

Sembilan kasus Covid-19 varian Covid-19 di Jawa Tengah salah satunya ada di Sukoharjo. Sementara di Kota Solo belum ditemukan.

Putut Gunawan Sumber Ilmu hingga Katalog Hidup Kuliner Soloraya

Sejumlah kolega di DPRD Sragen menyebut Putut Gunawan adalah sosok yang berpengalaman dan katalog kuliner. Politikus PDIP dan Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo itu meninggal Sabtu (22/1/2022).

Belum Sebulan, Warga Laweyan Solo Dua Kali Terendam Banjir

Belum genap sebulan, warga Kelurahan Pajang, Laweyan, Kota Solo, dua kali diterjang banjir luapan Kali Jenes. Banjir terbaru dinilai lebih parah kondisinya ketimbang sebelumnya.

DLH Sukoharjo Belum Punya Data Terbaru Soal Ruang Terbuka Hijau

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo mengaku hanya memiliki data soal luasan ruang terbuka hijau (RTH) hasil pendataan 2017.

Pariwisata Solo Butuh Atraksi dan Inovasi

Asita Jogja memberikan masukan perihal pariwisata Kota Solo yang masih membutuhkan atraksi dan inovasi agar wisatawan lebih lama berkunjung di Kota Solo.

Soal Komentar Paundrakarna, Lilik: Biar Saja, Enggak Perlu Ditanggapi

Pengageng Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran, K.R.M.T. Lilik Priarso Tirtodiningrat, mengaku tak memiliki wewenang untuk mengomentari pernyataan GPH Paundrakarna soal Suksesi Mangkunegaran.

Bus Sekolah Gratis Wonogiri Beroperasi Lagi Pekan Depan, Ini Rutenya

Layanan Bus Sekolah tersebut baru dioperasikan kembali karena Dishub Kabupaten Wonogiri perlu menyiapkan hal-hal administratif terlebih dahulu.

Karanganyar Bakal Punya Training Camp untuk Atlet Paralympic

Karanganyar dipilih menjadi lokasi pembangunan traning camp atlet Paralympic oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

BPBD Sukoharjo Waspadai Banjir Susulan, Siagakan 70 Personel

BPBD Sukoharjo mewaspadai banjir susulan menyusul masih tingginya potensi curah hujan. Mereka menyiagakan 70 personel yang ditempatkan di masing-masing pos.