Rugi Rp10 Miliar, Bupati Sukoharjo Minta RSUD Ir. Soekarno Turun Jadi Tipe C

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Sukoharjo mengalami kerugian hingga Rp10 miliar sejak naik menjadi tipe B beberapa waktu lalu.

Rugi Rp10 Miliar, Bupati Sukoharjo Minta RSUD Ir. Soekarno Turun Jadi Tipe C

SOLOPOS.COM - RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. (Solopos/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Sukoharjo mengalami kerugian hingga Rp10 miliar sejak naik menjadi tipe B beberapa waktu lalu.

Sejak kenaikan grade tersebut, pasien yang berobat ke RSUD menurun drastis, khususnya pada layanan rawat jalan. Hal ini lantaran kenaikan grade ke tipe B berkonsekuensi pada berlakunya sistem rujukan berjenjang bagi pasien pemegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Terkait itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menginstruksikan agar RSUD mengupayakan penurunan status rumah sakit dari tipe B kembali menjadi tipe C.

“Saya sudah instruksikan pada pimpinan RSUD Ir. Soekarno agar menurunkan tipe rumah sakit daerah dari B menjadi C untuk penyelamatan,” katanya, Minggu (11/8/2019).

Langkah ini terpaksa dilakukan sebagai upaya penyelamatan rumah sakit daerah yang merugi karena terjadi penurunan pasien. Sistem rujukan berjenjang yang diterapkan pemerintah pusat terhadap pasien BPJS Kesehatan sejak Oktober 2018 lalu berdampak pada anjloknya pendapatan rumah sakit.

“Dari laporan yang saya terima pendapatan rumah sakit sudah hilang hampir Rp10 miliar lebih,” ungkapnya.

Bupati khawatir rumah sakit daerah itu akan kolaps jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama. Karena itu upaya penyelamatan harus secepatnya dilakukan Pemkab Sukoharjo.

Kecuali jika pemerintah mencabut aturan sistem rujukan berjenjang tersebut kondisi rumah sakit daerah dipastikan aman. Kondisi saat ini sangat berat karena pasien BPJS harus melewati sistem rujukan berjenjang dari rumah sakit atau pelayanan kesehatan tipe D, C, dan baru ke B.

Prosesnya dinilai terlalu panjang apabila pasien harus sampai ke RSUD Ir. Soekarno yang bertipe B. “Solusinya tidak ada pilihan lagi yaitu menurunkan tipe rumah sakit dari B ke C. Semuanya harus berani tidak usah gengsi menurunkan tipe B menjadi C,” katanya.

Bupati meminta manajemen RSUD Ir. Soekarno segera mengajukan proses penurunan tipe dari B ke C ke Kementerian Kesehatan. Nantinya pengajuan akan diproses dan RSUD Sukoharjo segera menyandang status rumah sakit tipe C.

Secara otomatis sarana dan prasarana pendukung rumah sakit akan menyesuaikan tipenya. “Tipe B untuk apa kalau sepi pasien dan tidak bermanfaat bagi masyarakat Sukoharjo. Jadi mending tipe C tapi bisa melayani masyarakat Sukoharjo secara luas,” katanya.

Bupati melihat apabila RSUD hanya mengandalkan pasien rujukan limpahan dari rumah sakit swasta tipe C seperti RS dr. Oen Solo Baru, RS Indriati, dan lainnya akan sulit berkembang. Apalagi limpahan rumah sakit swasta itu banyak dirujuk ke Kota Solo dan bukan ke RSUD Ir Soekarno.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.

Ada Buruh Kena PHK Belum Dapat Pesangon, FKSPN Karanganyar Mengadu ke DPRD 

FKSPN Karanganyar mengadu ke DPRD tentang masalah buruh berupa pesangon setelah kena PHK dan tali asih buruh meninggal yang belum dibayarkan.

Kelabui Petugas, Seorang Napi Lapas Madiun Kabur

Seorang narapidana atau napi Lapas Klas I Madiun bernama Peprianto kabur dari penjara dengan cara pura-pura ke kamar kecil untuk kencing.