Aparat Polres Boyolali menggeledah ruang tahanan di Mapolres setempat, Kamis (18/7/2019), untuk mengantisipasi adanya barang-barang terlarang. (Istimewa/Polres Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI -- Ruang tahanan Mapolres Boyolali yang antara lain dihuni ibu pelaku penganiayaan anak digeledah aparat polisi setempat, Kamis (18/7/2019). Penggeledahan dilakukan utuk memastikan di ruangan tersebut tidak ada barang-barang terlarang.

Razia melibatkan 21 polisi yang terdiri atas personel Satreskrim, Sabhara, Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Subbag Humas, dan Provost.

Kasubbag Humas AKP Edy Lilah mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan dalam penggeledahan itu, polisi memeriksa ruangan dan badan 12 tahanan laki-laki yang menghuni tahanan tersebut.

Sementara itu, satu tahanan perempuan yakni Siti Wakidah, 30, yang berada di ruang tahanan khusus perempuan juga tak luput dari penggeledahan oleh polwan. Siti Wakhidah adalah tersangka kasus penganiayaan terhadap anaknya sendiri, Fadli Fabian Saputra, 6, hingga meninggal dunia, 

”Penggeledahan mendadak ini untuk mengantisipasi adanya barang-barang terlarang yang dibawa para penghuni, misalnya narkoba, senjata tajam, dan lain sebagainya. Semuanya digeledah,” ujarnya seusai kegiatan.

Hasilnya, lanjut Edy, tidak ada barang-barang terlarang yang ditemukan pada tubuh maupun ruangan para tahanan.

Sementara itu, Kasat Tahti Iptu Agus Marjoko mengatakan selain melakukan penggeledahan, petugas Dokkes juga memeriksa kesehatan, sedangkan personel Binrohtal juga memberikan tausiah kepada para tahanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tahanan yang sudah bekerja sama dengan baik selama tinggal di ruang tahanan Polres Boyolali dan tidak membuat masalah,” ujarnya seperti disampaikan Edy.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten