Tutup Iklan

Ruang Laktasi di Kantor Pemkab Sleman Belum Memadai

 Petugas merapikan ruangan laktasi atau pojok ASI (Air Susu Ibu) di kantor kelurahan Kerten, Laweyan, Solo, Jumat (20/12/2013). Pemkot Solo telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp 1 miliar untuk membangun puluhan ruang laktasi sebagai ruang khusus menyusui di berbagai area publik demi mengejar gelar Kota Layak Anak pada 2015 mendatang.  (Dok/JIBI/Solopos

SOLOPOS.COM - Petugas merapikan ruangan laktasi atau pojok ASI (Air Susu Ibu) di kantor kelurahan Kerten, Laweyan, Solo, Jumat (20/12/2013). Pemkot Solo telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp 1 miliar untuk membangun puluhan ruang laktasi sebagai ruang khusus menyusui di berbagai area publik demi mengejar gelar Kota Layak Anak pada 2015 mendatang. (Dok/JIBI/Solopos

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mengakui penyediaan ruang laktasi bagi ibu menyusui di lingkungan kantor Pemerintah Kabupaten Sleman belum memadai. Pegawai yang masih menyusui terpaksa memanfaatkan ruang seadanya saat memompa air susu ibu (ASI).

Yani, seorang PNS di kantor Pemkab Sleman mengungkapkan, terdapat ruang laktasi di tempat kerjanya. Sayangnya, kondisi ruangan tersebut tidak nyaman.

“Tempatnya kurang representatif dan tidak nyaman,” kata Yani, saat ditemui Selasa (16/9/2014).

Ruang laktasi di Kantor Setda Sleman memanfaatkan ruang kosong di bawah tangga. Sebelumnya, ruangan tersebut digunakan sebagai tempat ibadah. Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, kondisi ruang tersebut tampak tidak terawat. Lantainya hanya beralasakan karpet dan terdapat sebuah tirai sebagai penutup.

“Itu jelas tidak nyaman. Privasinya kurang. Jadi kadang saya harus memompa ASI di ruang kepala bagian atau di ruang properti protokol,” papar Yani.

Penyediaan ruang laktasi diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No.15/2013 tentang Tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui dan/atau Memerah Air Susu Ibu. Secara umum, aturan tersebut mencantumkan, pengurus tempat kerja dan penyelenggara sarana umum harus mendukung program ASI eksklusif. Salah satu bentuk dukungannya adalah menyediakan fasilitasi khusus untuk menyusui atau memerah ASI.

Belum adanya fasilitas ruang laktasi yang memadai di lingkungan Pemkab Sleman diakui Kepala Dinkes Sleman, Mafilindati Nuraini. Alasannya, saat ini pihaknya masih fokus ke penyediaan ruang khusus merokok.

“Memang belum dan sedang diusahakan, tapi kalau di tempat umum sudah lumayan banyak,” ucap Linda, Selasa siang.

Linda mengatakan pihaknya telah melakukan pembinaan melalui kampanye kepada masyarakat mengenai tempat kerja yang harus menyediakan ruang laktasi.

“Tempat-tempat yang banyak pekerja wanitanya itu biasanya sudah ada. Di Pasar Godean juga disediakan,” ungkapnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kota Malang Waspadai Dampak Kenaikan Volatile Food Pengaruhi Inflasi

Kota Malang mewaspadai kenaikan harga pada bahan-bahan makanan atau volatile food menjelang akhir tahun karena berpotensi mendongkrak inflasi.

Vaksin AstraZeneca Tidak Diminati Lansia Klaten

Lansia di Klaten lebih suka vaksin Sinovac daripada vaksin AstraZeneca.

Manchester United vs Arsenal: Ujian Berat Tanpa Rangnick

Manchester United bakal melakoni laga berat saat menjamu Arsenal dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris, Jumat (3/12/2021) dini hari WIB.

C20 Ingatkan G20 Harus Lekas Mengatasi Kesenjangan Vaksinasi Global

Indonesia akan fokus mengerjakan tiga hal, yaitu penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan.

Round Up: Misteri Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Pada masa Kerajaan Pajang, lorong bawah tanah di Laweyan, Solo, itu diperkirakan menjadi jalur distribusi candu.

Kapan SNMPTN 2022 Dibuka? Cek Sekarang, Jadwalnya Sudah Keluar Hlo!

Kira-kira kapan sih penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN 2022 dibuka? Ini hlo ada jadwal lengkapnya yang bisa kamu lihat di sini!

Unik, Buah Belimbing Milik Warga Wonogiri Ini Berwarna Merah

Buah belimbing berwarna merah itu dibagikan oleh akun Instagram @tani_ndezo pada Sabtu (27/11/2021).

Solopos Hari Ini: Janji Struktur Upah Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 tak jauh dari kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang hanya 0,78%.

Lagi Turun Nih! Cek Harga Emas di Pegadaian Kamis 2 Desember 2021

Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Kamis (2/12/2021) terpantau turun dari harga kemarin.

Diet dengan Minum Air Putih, Aman Bagi Kesehatan?

Tidak sedikit orang melakukan diet dengan cara minum air putih, namun apakah itu aman bagi kesehatan?

Penting Banget, Percepatan Layanan Deteksi HIV pada Ibu Hamil

Penularan HIV bisa terjadi dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Doa Supaya Lancar Menagih Utang dan Biar Cepat Dilunasi Menurut Islam

Berikut ini terdapat doa supaya lancar menagih utang menurut ajaran Islam biar cepat dilunasi oleh pengutang.

Paling Rentan, Ada 2 Pasien Tuberkulosis-HIV di Wonogiri

Pasien TB-HIV bisa ditangani di Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) melalui 13 puskesmas dan empat rumah sakit di Wonogiri.

UMK Naik Tipis, Ibu Buruh Pabrik di Solo Rela Nyambi Bersihkan Makam

Seorang ibu yang juga buruh pabrik di Solo harus memutar otak supaya penghasilan selama sebulan cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari, salah satunya rela membersihkan makan demi dapat penghasilan tambahan.

Belum Vaksinasi, Sejumlah ODHA di Wonogiri Tak Siap Ditanya Petugas

Sejumlah ODHA yang belum divaksinasi disebabkan belum siap menyampaikan riwayat penyakitnya kepada petugas.