SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta (Solopos.com)– Kritikan serta cibiran terus mengalir deras seiring rencana pembangunan ruang kerja per anggota DPR dengan anggarannya yang nyaris Rp 800 juta, belum termasuk mebel dan laptop. Anggota DPR itu dinilai sudah tidak lagi memiliki hati nurani.

“Mereka (Anggota DPR) memang benar-benar sudah tidak punya hati nurani lagi, hati nurani mereka sudah mati,” ujar pengamat politik asal UI, Prof Iberamsjah kepada detikcom, Senin (27/3/2011).

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Iberamsjah meminta anggota DPR itu seharusnya melihat secara nyata kondisi rakyat Indonesia. Masih banyak warga yang kesulitan secara ekonomi, bahkan untuk sekedar makan nasi.

“Apa mereka tidak tahu banyak yang susah sekolah, susah makan, masih banyak yang miskin, apa mereka tidak tahu? Sudah buta apa semuanya,” cibir guru besar ilmu politik ini.

Sudah seharusnya, tanpa diminta pun, anggota DPR menolak rencana tersebut. Jangan sampai, lanjut Iberamsjah, warga harus murka dulu baru rencana itu dibatalkan.

Pada Juni mendatang, pembangunan gedung baru DPR akan mulai dilakukan. Setiap anggota DPR nantinya akan menempati ruang kerja yang nilainya nyaris Rp 800 juta, yakni sekitar Rp 799.920.000. Luas ruang kerja untuk setiap anggota DPR adalah 111,1 meter persegi. Luas gedung baru DPR ini secara keseluruhan adalah 157.000 meter persegi. Dana yang diperlukan untuk membangun gedung ini setidaknya memakan tak kurang dari Rp 1 triliun. (detikcom)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya