Ruang Isolasi Corona RSUD Karanganyar Overload
Ilustrasi RSUD Karanganyar. (Karanganyarkab.go.id)

Solopos.com, KARANGANYAR – Ruang isolasi untuk pasien corona di RSUD Karanganyar overload. Akibatnya, pihak rumah sakit pun kewalahan menangani pasien.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo. Pihaknya berencana menambah 10 kamar yang dijadikan ruang isolasi penanganan Covid-19.

Ruang isolasi di RSUD  penuh lantaran banyak ODP corona yang meminta diisolasi di RS. Padahal, sebenarnya mereka bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Update! Ada 64 Kasus Baru, Pasien Positif Corona Indonesia 514 Orang

“Kami sudah menyiapkan skenario salah satunya dengan menambah ruang isolasi. Karena beberapa ODP yang seharusnya bisa isolasi mandiri meminta untuk diisolasi di rumah sakit. Semoga bisa segera direalisasikan,” ucap Cucuk Heru Kusumo dalam rakor di Rumdin Bupati Karanganyar Minggu (22/3/2020).

Sementara itu, Plt. Kepala DKK Karanganyar, Purwati, mengatakan hingga Minggu pukul 12.30 WIB, total jumlah ODP di Karanganyar terdata sebanyak 14 orang.

Kronologi Pemancing Temukan Mayat Bayi Berari-Ari di Kali Dengkeng Klaten

Total ODP Karanganyar

Tujuh dari 14 ODP tersebut diisolasi di RSUD Karanganyar. Sedangkan tujuh lainnya mengisolasi diri di rumah masing-masing.

“Kalau jumlah total kami laporannya sesuai jam, ini bisa berubah sewaktu-waktu. Kalau data terakhir sampai saat ini total ODP di Karanganyar ada 14 orang,” terang Purwati.

Sementara itu, satu pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Karanganyar sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Satu orang PDP tersebut merupakan warga asli Karanganyar.

Awalnya Didiagnosis Demam Berdarah, Artis Andrea Dian Positif Corona

“Jadi PDP yang ditemukan di Karanganyar hanya tinggal warga luar Karanganyar yang dirawat di RSUD Karanganyar,” ucap dia.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, empat ODP di Karanganyar merupakan peserta Ijtima Ulama Dunia yang digelar di Gowa, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dikira Boneka, Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Kali Dengkeng Klaten

Satu di antara mereka dirawat di RSUD Karanganyar. Sedangkan tiga lainnya dikarantina di rumah.

Sebenarnya ada 66 peserta Ijtima Ulama Dunia dari Karanganyar. Saat ini mereka semua diimbau melakukan karantina mandiri lantaran ada empat di antaranya yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP) corona.

 

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho