RSUD Sragen Bersolek, Anggarannya Capai Rp2,7 Miliar

RS tipe B terbesar di Kabupaten Sragen itu membangun ruang pertemuan berkapasitas 300 orang di lantai III gedung utama senilai Rp1,46 miliar. Pagar depan RSUD juga dibangun dengan menghabiskan dana Rp1,279 miliar.

 Para pekerja melakukan proses pengecoran lantai atap lantai III di RSUD Sragen, Kamis (29/9/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Para pekerja melakukan proses pengecoran lantai atap lantai III di RSUD Sragen, Kamis (29/9/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soehadi Prijonegoro Sragen berbenah.

RS tipe B terbesar di Kabupaten Sragen itu membangun ruang pertemuan berkapasitas 300 orang di lantai III gedung utama senilai Rp1,46 miliar. Selain itu, pagar depan RSUD juga dibangun dengan menghabiskan dana Rp1,279 miliar.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Joko Haryono, kepada Solopos.com, Kamis (29/9/2022), mengungkapkan pembangunan ruang pertemuan itu dilakukan karena RSUD belum memiliki ruang pertemuan yang memadai.

Dia menjelaskan ruang pertemuan yang ada hanya berkapasitas 80 orang. Padahal jumlah pegawai di RSUD Sragen sebanyak 700 orang.

“Setelah ruang pertemuan itu jadi maka ruang pertemuan yang lama difungsikan untuk tempat pertemuan rekamedik. Anggarannya berasal dari dana BLUD [Badan Layanan Umum Daerah] dengan nilai dananya Rp1.462.400.000. Proyek itu ditargetkan selesai pada 14 November 2022 dan sejauh ini deviasinya positif” jelas Joko.

Dia mengatakan selain membangun ruang pertemuan, RSUD juga memperbaiki pagar depan dengan alokasi anggaran Rp1.279.858.000. Pembangunan pagar itu, kata dia, direncanakan keliling RSUD tetapi dilakukan secara bertahap.

Untuk tahun ini, jelas dia, diprioritaskan untuk pagar depan kemudian di tahun berikutnya pagar keliling belakang.

“Kami juga merencanakan pembangunan gedung lantai III sebagai pusat diagnostic, seperti fasilitas laboratorium, radiologi, bedah, dan seterusnya,” papar dia.

Dia mengatakan RSUD masih melakukan revisi masterplan. Dia mengatakan pembangunan gedung itu kemungkinan dilakukan pada 2024. “Pokoknya sebelum Bupati lengser sudah jadi,” katanya.

Sementara, untuk tingkat hunian pasien di RSUD Sragen mulai normal setelah pandemi covid-19. Joko menersngkan jumlah pasien yang dirawat rata-rata per hari mencapai 150-155 orang dari total kapasitas kamar sebanyak 250 unit. Joko menjelaskan RSUD Sragen sekarang menjadi rujukan untuk pasien Covid-19.

“Pasien Covid-19 itu masih ada 1-2 orang,” kata Joko.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Penampakan Kursi Gaming "Sultan" Seharga Rp300 Juta di Game Working Space Solo

      Penampakan kursi gaming kelas sultan dengan harga lebih dari Rp300 juta di Game Working Space yang diresmikan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo Technopark (STP), Solo, Selasa (29/11/2022) pagi.

      Polemik Pemilihan Kadus Dalangan Sukoharjo: Camat Tolak Usulan Kepala Desa

      Rekomendasi usulan dua calon kepala dusun (Cakadus) II Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, yang disampaikan Kepala Desa Dalangan tidak disetujui oleh Camat Tawangsari.

      Breaking News, 1 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Sambungmacan Sragen

      Kecelakaan maut yang merenggut satu korban jiwa terjadi jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Dukuh Tunjungsemi, Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Selasa (29/11/2022) malam.

      Jelang Nataru, Satpol PP Sukoharjo Musnahkan Ribuan Liter Miras

      Ribuan liter minuman keras (miras) dimusnahkan menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Selasa (29/11/2022).

      Fenomena Gibran Effect Berpotensi Meluas tapi Perlu Dikontrol

      Fenomena Gibran effect atau efek Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi sasaran sambat masyarakat Soloraya diprediksi meluas.

      Indonesia Tak Gabung Empat Negara Usul Kebaya Jadi Warisan Budaya Dunia

      Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei, tanpa Indonesia, bersama-sama mengajukan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) UNESCO.

      Kisah Pemuda Ngadiroyo Wonogiri Tantang Cakades Petahana di Pilkades Serentak

      Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap I 2022 di Wonogiri diikuti sejumlah pemuda.

      Analisis Gibran Effect dari Perspektif Birokrasi Pemerintahan & Politik

      Dosen Administrasi Negara FISIP UNS Solo, Didik G Suharto, memberikan analisis dari perspektif birokrasi pemerintahan dan politik terkait fenomena Gibran effect atau efek Gibran yang muncul dalam beberapa bulan terakhir.

      Tepis Isu Klitih di Kota Solo, Kapolresta: Polisi Siap Perangi Premanisme!

      Kapolresta Solo, Kombes Pol. Iwan Saktiadi, menegaskan dirinya siap memerangi aksi kekerasan dan premanisme di Kota Solo.

      4.000 Santri Ikuti Ujian Hafalan Al-Qur'an di Karanganom Klaten

      Sebanyak 4.000 santri mengikuti ujian Hafalan Al-Qur’an atau Munaqosah di Gedung Graha Srikandi, Kecamatan Karanganom, Minggu (27/11/2022).

      Bupati Klaten Minta PT JMM Taati Kesepakatan Pengangkutan Tanah Uruk Tol

      Pemkab Klaten memastikan PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) selaku badan usaha jalan tol Solo-Jogja sudah menandatangani memorandum of understanding (MoU) terkait pengangkutan tanah uruk tol.

      Pertama di Karanganyar, Layanan Cuci Darah Di RS PKU Muhammadiyah

      RS PKU Muhammadiyah Karanganyar kini memiliki 10 alat cuci darah. RS ini menjadi yang pertama di Karanganyar yang bisa melayani cuci darah.

      Buruh-Pengusaha Belum Sepakat, Rapat Tripartit Bahas UMK Sragen 2023 Deadlock

      Serikat Pekerja Sragen tak sepakat dengan usulan upah minimum kabupaten (UMK) 2023 yang diajukan Apindo Sragen. Sidang Dewan Pengupahan pun berakhir deadlock.

      Serikat Pekerja-Apindo Belum Sepakat, UMK Karanganyar 2023 Masih Tanda Tanya

      Hingga kini serikat pekerja dan Apindo Karanganyar belum satu suara soal nilai upah minimum kabupaten (UMK) 2023. Keduanya menggunakan dasar hukum yang berbeda dalam menentukan UMKM 2023.

      UU Minerba-Perda RTRW Tak Sinkron, Penyebab Munculnya Tambang Ilegal di Klaten

      DPRD Klaten menanggapi cuitan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, tentang tambang ilegal di Klaten.

      Ganjar akan Rayakan HKN Bersama 1.500 Warga di Sragen

      Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dijawalkan hadir menjadi narasumber dalam puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen, Rabu (30/11/2022).