RSUD Bung Karno Solo Diresmikan 17 Agustus 2019

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno akan diresmikan 17 Agustus mendatang. Saat ini persiapan rumah sakit yang berlokasi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon itu hampir 100 persen.

RSUD Bung Karno Solo Diresmikan 17 Agustus 2019

SOLOPOS.COM - Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan RSUD Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (13/3/2019). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno akan diresmikan 17 Agustus mendatang. Saat ini persiapan rumah sakit yang berlokasi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo itu hampir 100 persen.

“Pekan ini perkembangannya sangat cepat. Jadi data hari ini dan besoknya bisa berbeda. Lebih dari 90 persen lah, hampir 100 persen,” ucap Direktur Utama RSUD Bung Karno Solo, Wahyu Indianto, kepada solopos.com, Selasa (6/8/2019).

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan capaian hampir 100 persen itu di antaranya terdiri atas petugas medis, alat kesehatan, perabot, dan sebagainya. Patung Bung Karno yang dipasang di halaman depan RSUD Bung Karno Solo, kata dia, sudah terpasang.

“Tinggal menarik selubung [patung] pas peresmian. Tinggal pelaksanaan pokoknya. 17 Agustus, enggak akan molor,” ucapnya.

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan sesudah soft opening tersebut, RSUD Bung Karno Solo belum melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sebagai gantinya, Pemkot mengimbau pemegang kartu BPJS untuk mengakses layanan RSUD Solo manakala membutuhkan rujukan. “RSUD Ngipang (RSUD Solo) masih ada kok. Untuk sementara ke sana dulu,” ucap Rudy.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Bung Karno, Lilik Prabowo, mengatakan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan baru terjalin setelah sejumlah syarat terpenuhi. Lilik memperkirakan, RSUD Bung Karno Solo mulai melayani pasien BPJS paling cepat Agustus akhir atau September awal. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.

Ada Buruh Kena PHK Belum Dapat Pesangon, FKSPN Karanganyar Mengadu ke DPRD 

FKSPN Karanganyar mengadu ke DPRD tentang masalah buruh berupa pesangon setelah kena PHK dan tali asih buruh meninggal yang belum dibayarkan.