RS Saras Adyatma Bantul Resmi Beroperasi, Pelayanan Kesehatan Masih Digratiskan

Rumah Sakit Saras Adyatma yang berada di Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, secara resmi telah dibuka untuk umum.

Rabu, 28 September 2022 - 22:15 WIB Penulis: Ujang Hasanudin Editor: Abdul Jalil | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi rumah sakit (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, BANTUL — Rumah Sakit Saras Adyatma yang berada di Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, secara resmi beroperasi. Untuk sementara, warga yang berobat di rumah sakit tipe D itu masih gratis.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja, mengatakan RS Saras Adyatma ini secara resmi sudah beroperasi. Namun, layanan kesehatan di rumah sakit tersebut masih gratis atau belum dikenai tarif yang dibebankan kepada pasien. Hal ini karena belum ada dasar hukumnya.

“Sudah beroperasi, intinya sudah jalan sebuah rumah sakit kelas D Saras Adyatma. Layanan supporting misalnya paru, layanan KIA, pemantauan ibu hamil, gizi buruk, dan penyakit menular lain,” kata dia, Rabu (28/9/2022).

Saat ini pihaknya masih berupaya menjadikan RS tipe D tersebut dalam pengelolaan keuangan melalui konsep Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Baca Juga: Gagal Maling Tas di Dalam Mobil, Seorang Pria Dihajar Massa di Sleman

Pengelolaan rumah sakit, kata dia, nantinya juga membutuhkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar operasional rumah sakit tetap maksimal.

“Tidak bisa BLUD saja tanpa kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Apalagi Bantul sudah UHC, sehingga hampir semua warga Bantul sudah menjadi peserta BPJS. Rumah sakit juga butuh operasional, maka perlu BLUD dan kerja sama dengan BPJS,” jelasnya.

Selain itu, hinga kini penyempurnaan gedung juga terus dilakukan, termasuk menambah sarana prasarana serta penambahan dokter spesialis sesuai kebutuhan.

Kepala RS Tipe D, Tarsius Glory mengatakan meski sudah beroperasi, operasional RS Tipe D masih terbatas dan baru membuka layanan sepenuhnya pada 3 Oktober mendatang.

Baca Juga: Kasus Suap Hakim Agung Sudrajat Dimyati, KPK Geledah 3 Tempat di Jogja & Jateng

“Saat ini baru layanan program prioritas,” katanya.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, sebelumnya mengatakan bahwa keberadaan fasilitas kesehatan ini sangat penting dan bernilai strategis, dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dengan adanya RS Tipe D Saras Adyatma diharapkan dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Menurutnya, keberadaan Rumah Sakit Tipe D tersebut menjawab tantangan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat Kapanewon Banguntapan dan Kabupaten Bantul secara keseluruhan.

Baca Juga: Terseret Belasan Meter saat Kecelakaan di Kulonprogo, Satu Pemotor Meninggal

Sementara Anggota Komisi D DPRD Bantul yang membidangi kesehatan, Paidi mengatakan dibangunnya RS Tipe D Saras Adyatma diharapkan mampu mewadahi atau memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di sisi selatan seperti Sanden, Kretek, Pundong dan Pandak.

Meski belum beroperasi sepenuhnya, namun rumah sakit tersebut bisa mengurangi antrean di rumah sakit wilayah perkotaan. “Sehingga semakin banyak yang bisa terlayani dengan cepat khususnya dari wilayah Bantul selatan,” katanya.

Namun, konsekuensinya adalah dokter dan peralatan medis harus lengkap, termasuk penambahan dokter spesialis.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Beroperasi Terbatas, Layanan RS Tipe D di Bantul Digratiskan

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jogja 13 Remaja di Bantul Ditangkap Polisi karena Bawa Sajam, Begini Ceritanya 9 jam yang lalu

HEADLINE jogja Sejumlah Toko di Yogyakarta Kehabisan Stok STB, Pemda Endus Ada Penimbunan 12 jam yang lalu

HEADLINE jogja 4.000 Set Top Box Gagal Didistribusikan di Yogyakarta, Ini Penyebabnya 18 jam yang lalu

HEADLINE jogja Sabtu Ini, Jogja Diperkirakan Hujan dari Siang hingga Sore Hari 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Siaran TV Analog Dimatikan, Penjualan STB di Jogja Melonjak Tajam 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Warga Sragen Dihajar 3 Orang yang Ngaku Jadi Debt Collector di Sleman 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Di Sleman, Rangkaian Acara Pernikahan Kaesang-Erina Digelar di Dua Lokasi 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja 3 Tahun UGR Tak Cair, Warga Terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman Protes 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Jadi Ikon Wisata Baru di Bantul, Jembatan Kretek II Segera Dibuka 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Anggaran Habis, Pemkab Bantul Tak Gelar Atraksi Wisata saat Natal & Tahun Baru 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Siaran TV Analog di DIY Dimatikan Sabtu Dini Hari, Ini Cara Dapatkan STB Gratis 1 hari yang lalu

HEADLINE jogja Prakiraan Cuaca Jogja Jumat: Berawan Pagi-Siang & Hujan Sore-Malam 2 hari yang lalu

HEADLINE jogja Lebih Tinggi dari UMP, UMK 2023 di Sleman Jadi Rp2,15 Juta 2 hari yang lalu

HEADLINE jogja Aneh! Jadi Korban Pemukulan di Holywings Jogja, Pria Ini Malah Jadi Tersangka 2 hari yang lalu

HEADLINE jogja Viral! Muncul Air Menyembur dari Dalam Tanah di Semanu Gunungkidul 2 hari yang lalu