Rp30 Juta Uang Palsu di Wonosobo dari Solo

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, WONOSOBO — Jajaran Polsek Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah menyita uang palsu sebanyak Rp30.400.000 dari seorang pengedar uang palsu warga Kabupaten Purworejo, Ari Wibowo. Uang itu didapatnya dari Heng Hermanto, seorang warga Magelang yang berada di Solo.

Kapolsek Kertek AKP Sigit Prastyanto di Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (25/5/2019), menuturkan sejumlah uang palsu tersebut terdiri atas pecahan Rp50.000 dan Rp100.000. Kejadian tersebut berawal seorang pedagang di Pasar Kertek, Wahid, kedatangan pembeli yang ingin membeli jajanan di lapaknya seharga Rp7.000 dan dibayar dengan menggunakan uang pecahan Rp50.000.

Namun, setelah dicek oleh Wahid ternyata uang tersebut diduga palsu. Mengetahui hal itu, Wahid langsung berusaha untuk menangkap pembeli yang menggunakan uang palsu tersebut. Namun, bukannya berhenti, pelaku justru melarikan diri ke arah barat menuju Kampung Campursari, Kelurahan Kertek, Kabupaten  Wonosobo, Jawa Tengah.

Aksi kejar-kejaran berhenti di Kompleks Masjid Al Jihad Kertek di mana pada saat itu ada anggota Polsek Kertek berpakaian preman, Bripka Ikhsanudin sedang berada di sana. Bersama warga sekitar, Bripka Ikhsanudin kemudian mengamankan pelaku.

Saat akan digeledah pelaku melakukan perlawanan dengan melempar tas kresek hijau yang dibawanya didalam tas warna cokelat ke sungai yang berada di samping masjid. Setelah tas kresek berhasil diamankan dan dibuka didapati sejumlah uang palsu tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, katanya tersangka mengaku mendapatkan uang dari seorang warga Magelang yang berada di Solo bernama Heng Hermanto dan berdasarkan pengembangan Heng Hermanto akhirnya ditangkap di Solo. Ia mengatakan berdasarkan keterangan Heng Hermanto diketahui uang palsu itu didapat dari seorang tersangka lain warga Tegal berinisial H, dan H kini masih dalam pengejaran petugas.

Ia menuturkan akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp50 miliar.

Kapolsek mengajak masyarakat untuk lebih mewaspadai adanya peredaran uang palsu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. “Barang bukti uang palsu yang diedarkan jaringan ini mempunyai kualitas yang cukup baik, sehingga kami minta masyarakat untuk lebih berhati-hati. Cek keaslian uang yang diterima dengan melakukan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang,” tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Gelar Sukmawati Soekarnoputri Setelah Menganut Agama Hindu

Putri Presiden Sukarno, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, resmi menjadi penganut agama Hindu setelah menjalani prosesi upacara Sudhi Wadani.

Dosen UGM Komentari Kasus Menwa UNS Solo: Hapus Militerisme di Kampus!

Pengajar senior yang juga Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM, Najib Azca, ikut mengomentari kasus Menwa UNS Solo.

Sejarah Sirkuit Internasional di Bintan Batam Dimulai dari Sekarang

Sirkuit kelas internasional di Bintan, Batam, bakal dibangun dan ditarget selesai tahun 2023.

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

Sejarah Hari Ini: 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II Dihelat di Jakarta

Aneka peristiwa terjadi di dunia pada 27 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya terkait dimulainya Kongres Pemuda II di Jakarta.

Ke Mal di Sukoharjo, Ganjar Nonton Film Bioskop tentang Eks Napiter

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menonton film dokumenter tentang eks napiter yang berusaha kembali ke masyarakat saat berkunjung ke Sukoharjo.

Smartphone Sadis, Sony Xperia Pro-I Seharga Rp25 Jutaan Dirilis

Sony Xperia Pro-I resmi diluncurkan dibanderol $1.799,99.

Ini Target Waktu Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo Seksi 1

Proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo di Purwomartani, Kalasan sudah menyerap anggaran Rp344 miliar.

5 Bocah Main Air di Sungai, 1 Hilang

Keceriaan lima bocah itu berubah menjadi malapetaka setelah terdengar suara teriakan minta tolong dari para korban.

PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Investor pembangunan PLTSa Putri Cempo Solo mendatangkan puluhan kontainer material dari India, China, dan Austria.

Ustaz di Lampung Unggah Video Dibegal, Eh Ternyata Abal-Abal

Karena menyebut nama Lampung, video rekayasa pembegalan itu dianggap membikin resah.

Nekat Goda Pacar Orang, Pria di Sidoarjo Jawa Timur Tewas Dikeroyok

Nekat goda pacar orang, seorang pemuda meninggal setelah menjadi korban pengeroyokan di kawasan GOR Sidoarjo, Jawa Timur.

Jumlah Subscriber Atta Halilintar Naik Pesat, Ini Kuncinya

Meski mengaku tak lagi ngaya, kenyataannya jumlah subscriber di channel Youtube Atta Halilintar tetap saja bertambah.

Langgar PPKM, Holywings dan Kafe Marabunta di Semarang Disegel

Dua kafe di Semarang, yakni Holywings dan Marabunta, disegel polisi karena melanggar aturan PPKM level 1 dengan buka lebih dari pukul 24.00 WIB.

Ini Skema Hyundai Hadapi Penyetopan Mobil Bensin-Solar Tahun 2050

Skema Hyundai hadapi kebijakan penyetopan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan solar.

Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

Sejumlah merchant memberikan beragam promo hingga diskon 50% pada pekan terakhir penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2021.