ROUND UP: Kasus Kades Berjo Tak Sekali hingga Warga Buat BBM dari Plastik

Kades Berjo Ngargoyoso terjadi tidak sekali berurusan dengan hukum hingga lokasi jembatan sasak penghubung Sukoharjo dan Kota Solo.

 Jembatan sasak Sukoharjo sudah bisa dilalui dua lajur, pihak pengelola selalu mengganti sasak yang rusak. Selasa (27/9/2022). (Solopos.com/Tiara Surya Madani).

SOLOPOS.COM - Jembatan sasak Sukoharjo sudah bisa dilalui dua lajur, pihak pengelola selalu mengganti sasak yang rusak. Selasa (27/9/2022). (Solopos.com/Tiara Surya Madani).

Solopos.com, SOLO–Sejumlah peristiwa terjadi sepanjang Rabu (28/9/2022) di wilayah Soloraya. Berikut ulasannya

1. Kasus Kades Berjo Ngargoyoso Karanganyar ternyata tidak sekali

Kepala Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Suyatno, untuk kali kedua harus merasakan dinginnya lantai ruang tahanan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Ia kembali ditahan pada Selasa (27/9/2022) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi BUMDes Berjo.

Suyatno sempat mangkir dari panggilan pertama penyidik Kejari Karanganyar pada Selasa (20/9/2022) bersamaan dengan pemanggilan mantan Direktur BUMDes Berjo, Eko Kamsono.

Kades Berjo Ngargoyoso ditahan
Kades Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Suyatno, hendak memasuki mobil dengan tangan diborgol, Selasa (27/9/2022). (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

Eko yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama, langsung ditahan setelah diperiksa di hari itu.

Sepekan berselang, giliran Kades Suyatno yang ditahan setelah ia memenuhi panggilan kedua Kejari.

Ini menjadi pengalaman kali kedua Suyatno mendekam di sel tahanan.

Sebelumnya, ia juga pernah ditahan atas kasus illegal logging atau pembalakan liar pohon pinus di kawasan hutan lindung Gunung Lawu pada 2016.

Saat itu ia menjabat sebagai Kepala Dusun Tambak, Desa Berjo.

Penahanan kala itu juga dilakukan penyidik Kejari Karanganyar. Barang bukti yang disita berupa gergaji, sabit, tali dadung, dan truk putih berisi beberapa batang kayu olahan.

Ia dijerat Pasal 83 Ayat (1) Butir A dan B Undang-undang (UU) Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

2. Warga Sukoharjo olah Plastik menjadi BBM

Berawal dari keprihatinan melihat banyak sampah plastik di sungai sekitar desanya, warga Dukuh Kebak RT 001/RW 013, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Purwanto, 40 membuat inovasi sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Purwanto mendaur ulang sampah plastik menjadi BBM dengan proses pembakaran.olah BBM warga Sukoharjo

Purwanto telah memulai mendaur ulang sampah plastik menjadi BBM sejak Maret 2018 dengan bermodalkan tutorial dari YouTube. Awalnya dia membuat percobaan itu menggunakan kaleng roti hingga pelat besi.

“Saya uji coba pakai blek (kaleng roti) dan akhirnya bisa, lalu pakai alat hasil rakitan sendiri dari pelat besi. Kalau yang pelat besi itu bisa sampai 2-3 kilogram sampah plastik kering,” kata Purwanto saat ditemui di lokasi produksi, Rabu (28/9/2022).

Namun, karena berkapasitas kecil dia akhirnya mengajukan alat pembakaran yang lebih besar ke Kementerian Perindustrian melalui DPRD Sukoharjo.

Pengajuan itu akhirnya terpenuhi pada 2019, dia mendapatkan alat pembakaran semacam tungku dengan kapasitas lebih besar yakni 20 kilogram. Harga tungku pembakaran itu ditaksir mencapai Rp200 juta.

Purwanto membeberkan dari 20 kilogram sampah plastik itu dapat menghasilkan 17 liter solar, minyak tanah hingga premium.

Dari ketiga jenis BBM itu jenis solar dapat menghasilkan 12 liter sementara lima liter lainnya bisa menjadi minyak tanah hingga premium.

3. Lokasi jembatan sasak penghubung Sukoharjo dan Solo setelah Jembatan Mojo ditutup

Buntut penutupan Jembatan Mojo, Jembatan Sasak yang merupakan penghubung Desa Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo dengan Kampung Sewu, Jebres, Solo, ini viral.

Bahkan, lokasi Jembatan Sasak ramai didatangi pemotor yang hendak menyebrang.

Saking ramainya, pemotor rela antre untuk menyeberang Jembatan Sasak tersebut.

Mereka rela antre dan menunggu giliran untuk melintas. Hal ini dikarenakan jarak tempuh lebih pendek dan cepat ketika lewat Jembatan Sasak daripada memutar lewat Jembatan Bacem dan Jurug C.

Jembatan sasak
Kondisi penambahan lajur jembatan sasak yang masih dalam proses pengerjaan pada Senin (26/9/2022) (Solopos.com/Tiara Surya Madani).

Untuk lewat jembatan yang terbuat dari anyaman bambu ini, pengendara sepeda motor harus membayar Rp2.000 hingga Rp3.000.

Perlu diingat, ketika lewat Jembatan Sasak, pengendara sepeda motor disarankan untuk pelan dan hati-hati.

Meski ramai oleh pengendara sepeda motor, ternyata masih banyak yang belum mengetahui lokasi Jembatan Sasak, penghubung antara Mojolaban Sukoharjo dan Kampung Sewu Jebres ini.

Jembatan ini membentang dari Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Jebres ke Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo.

Berdasarkan informasi di Google Maps, jika dari arah Solo, lokasi tepatnya berada di Jalan Beton No. 23 RW 6, Sewu, Jebres.

Bagi Anda yang sulit untuk mencari lokasi Jembatan Sasak, disarankan untuk menggunakan aplikasi Google Maps dan arahkan GPS pada ponsel Anda ke Jembatan Sasak.

Untuk keamanannya, ada petugas yang membantu para pengendara melewati Jembatan Sasak di Bengawan Solo ini.

Pihak pengelola juga ternyata akan mengganti anyaman bambu yang pecah karena dilalui kendaraan.

 

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Gunung Brojo Wonogiri, Lokasi Paling Cocok bagi Para Pendaki

      Gunung Brojo ini berada di Jalan Banaran RT 003/RW 005, Desa Joho, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

      Bendungan Kuno di Sabranglor Klaten Ini Disulap Jadi Blumbang Tempat Memancing

      Blumbang Sabranglor, Trucuk, Klaten dulunya dikenal sebagai bendungan kuno.

      Menikmati Pesona Pantai Puyangan Wonogiri dengan Pasir Putih

      Pantai Puyangan berlokasi di Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

      Pantai Jujugan Wonogiri, Wisata Tersembunyi di Antara Tebing Karang

      Pantai Jujugan merupakan salah satu dari sekian banyak pantai di Wonogiri yang tersembunyi di antara tebing karang.

      Bukit Sidoguro Klaten, Taman Cantik dengan Pemandangan Rawa Jombor yang Menarik

      Kabupaten Klaten memiliki objek wisata berupa taman cantik seperti di luar negeri, yakni Bukit Sidoguro.

      Transaksi Nontunai di Sragen Tertinggi di Soloraya, Kedelapan Nasional

      Implementasi transaksi nontunai di Sragen di klaim tertinggi di Soloraya. Pemkab Sragen sudah menerapkan transaksi nontunai untuk setiap pembayaran hampir di semua bidang.

      Liga 3 Tak Kunjung Dimulai, Sejumlah Pemain Persiwi Wonogiri Menganggur

      Seluruh kompetisi resmi sepak bola dari Liga 1 hingga Liga 3 di Tanah Air belum kunjung bergulir sejak munculnya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kota Malang, awal Oktober 2022.

      Polres Klaten Serahkan Bantuan 40 Sak Semen ke Masjid Miftahul Jannah Jimbung

      Polres Klaten menyerahkan bantuan guna mendukung renovasi Masjid Miftahul Jannah, Dukuh Ngasinan, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.

      Ini Profil Aipda Joko Mudo, Penumpang Helikopter Polisi yang Jatuh asal Sragen

      Aipda Joko Mudo menjadi salah satu korban jatuhnya Helikopter polisi. Ia dikenal sebagai sosok yang baik dan berhasil mengangkat derajat keluarga.

      Gunakan Knalpot Brong di Jl Slamet Riyadi Solo, 5 Sepeda Motor Disita

      Call center tim Sparta Polresta Solo banyak menerima aduan dan keluhan pengguna jalan maupun masyarakat lantaran terganggu suara knalpot brong.

      Filosofi Klepon, Kudapan yang akan Hadir di Pernikahan Kaesang-Erina

      Kue klepon merupakan makanan ringan tradisional yang berasal dari Jawa. Diceritakan, klepon untuk kali pertama diperkenalkan oleh imigran Indonesia kepada masyarakat Belanda pada 1950-an.

      Penumpang Helikopter Jatuh Asal Sragen Ditemukan, Keluarga Korban Bisa Menerima

      Salah satu penumpang helikopter polisi yang jatuh asal Sragen, Aipda Joko Mudo, telah ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia. Keluarga korban ingin almarhum dimakamkan di Sragen.

      Jejak Harta Karun Emas di Musuk Boyolali: Disebut Pripih, Bertulis Huruf Kawi

      Temuan artefak kebudayaan di Boyolali berbentuk pripih yang diyakini sebagai harta karun pada zaman dulu.

      3 Produk Pangan Strategi Ludes dalam 2 Jam di Pasar Murah Sragen

      Pasar murah itu dihelat sebagai rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Provinsi Jateng.

      Besok, Instalasi Lampu Meriahkan Natal di Kawasan Pasar Gede Solo Dinyalakan

      Panitia akan menyalakan instalasi lampu perayaan Natal di Jl. Jenderal Sudirman dan Urip Sumoharjo pada Kamis (1/12/2022).