Round Up: Isu Bahaya Komunisme Hingga Pabrik Pil Koplo di Yogya

Ditipidnarkoba Bareskrim Polri dan Polda DIY membongkar jaringan produksi dan peredaran obat-obatan ilegal atau pil koplo dari dua pabrik di wilayah Yogya.

 Polisi menunjukan tersangka dan barang bukti saat jumpa pers pengungkapan kasus tempat produksi dan obat keras ilegal di Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (27/9/2021). Tim Mabes Polri dan Polda DIY berhasil mengamankan tiga tersangka berinisial JSR, LSK dan WZ serta barang bukti berbagai jenis obat keras seperti Hexymer, Trihex, DMP, double L, IRGAPHAN 200 mg sebanyak	30.345.000 butir yang sudah siap kirim dan bahan prekusor serta tujuh mesin produksi yang mampu memproduksi sebanyak 14.000.000 butir pil per hari. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pras.

SOLOPOS.COM - Polisi menunjukan tersangka dan barang bukti saat jumpa pers pengungkapan kasus tempat produksi dan obat keras ilegal di Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (27/9/2021). Tim Mabes Polri dan Polda DIY berhasil mengamankan tiga tersangka berinisial JSR, LSK dan WZ serta barang bukti berbagai jenis obat keras seperti Hexymer, Trihex, DMP, double L, IRGAPHAN 200 mg sebanyak 30.345.000 butir yang sudah siap kirim dan bahan prekusor serta tujuh mesin produksi yang mampu memproduksi sebanyak 14.000.000 butir pil per hari. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pras.

Solopos.com, JAKARTA — Sejumlah berita menarik hadir dalam 24 jam terakhir di Solopos.com. Mulai dari Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang melemparkan isu bahaya komunisme menjelang perayaan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober.

Berdasarkan catatan detikcom, pada 2016, Gatot menengarai isu PKI bisa saja diembuskan pihak tertentu untuk mengadu domba anak bangsa. Gatot mengaku merasakan kebangkitan PKI sejak 2008.

Gatot Nurmantyo menjabat Panglima TNI sejak 8 Juli 2015 hingga 8 Desember 2017. Dia pernah menghubungkan perintahnya menggelar acara nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI di institusi TNI pada 2017 dengan pemecatan dirinya dari jabatan Panglima TNI.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo, Jenderal yang Aktif Ingatkan Isu PKI

Terbaru, Gatot menyebut ada paham komunis yang menyusup ke tubuh TNI. Panglima Kostrad, Letjen TNI Dudung Abdurachman, merespons keras tudingan mantan atasannya, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, terkait penyusupan paham komunis di TNI.

Letjen Dudung menyebut ucapan Gatot Nurmantyo sebagai tuduhan keji. Dudung juga memberikan komentar perihal patung tiga tokoh di Museum Dharma Bhakti Kostrad. Patung Jenderal TNI AH Nasution (Menko KSAB), Mayjen TNI Soeharto (Panglima Kostrad), dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo (Komandan RPKAD).

“Patung tiga tokoh di Museum Darma Bhakti Kostrad memang sebelumnya di dalam museum tersebut. Patung dibuat pada masa Panglima Kostrad Letjen TNI AY Nasution (2011-2012). Kini patung diambil penggagasnya, Letjen TNI (Purn) AY Nasution yang meminta izin kepada saya selaku Panglima Kostrad saat ini,” kata Dudung dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Respons Gatot Nurmantyo, Letjen Dudung: Itu Tuduhan Keji

Dudung menyampaikan pengambilan patung itu karena alasan pribadi AY Nasution dan atas izin dirinya. Dudung menepis pengambilan patung itu disimpulkan TNI melupakan peristiwa G-30S-PKI. Dudung menegaskan pihaknya tak pernah melupakan peristiwa itu.

“Saya hargai alasan pribadi Letjen TNI (Purn) AY Nasution, yang merasa berdosa membuat patung-patung tersebut menurut keyakinan agamanya. Jadi, saya tidak bisa menolak permintaan yang bersangkutan,” tuturnya.

Pengganti Azis Syamsuddin

Ada juga kabar kelanjutan karir politik Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR RI. Teka-teki pengganti Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR RI bakal terjawab pada Rabu (29/9/2021) sore. Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

“Jadi pertama tentu masih ada proses-proses yang harus dilaksanakan sesuai dengan mekanisme. Baik di partai maupun di DPR. Oleh karena itu akan diumumkan hari Rabu [29/9/2021] jam 16.00 WIB,” kata Airlangga di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Senin (29/9/2021).

Airlangga mengatakan nama pengganti Azis Syamsuddin akan disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar, Kahar Muzakir. Ketua DPP Partai Golkar, Adies Kadir, mengungkapkan Airlangga akan mengantarkan surat pengganti Azis Syamsuddin langsung ke DPR. Hal ini menjadi alasan pengumuman dilakukan Rabu pekan ini.

Baca Juga: Siapa Pengganti Azis, Partai Golkar Janji Umumkan Rabu

Muncul nama salah satu kader Partai Golkar yang disebut punya kans kuat duduk di kursi Wakil Ketua DPR RI menggantikan Azis Syamsuddin yang mundur setelah terjerat kasus suap. Dia Lodewijk Freidrich Paulus.

Lodewijk menjabat sekretaris jenderal Partai Golkar dan di DPR, dia duduk di Komisi Pertahanan. Sinyalemen Lodewijk memiliki peluang besar menggantikan Aziz disampaikan Kepala Badan Advokasi Hukum dan HAM Partai Golkar Supriansa.

“Pak Sekjen adalah bagian daripada yang memang menjadi perhatian tentu di Pak Ketua Umum (Airlangga Hartarto},” kata Supriansa seperti dikutip dari suara.com.

Pernyataan Ketua Bidang Penghubung Antarlembaga Politik Partai Golkar Firman Soebagyo makin menguatkan Lodewijk yang bakal terpilih. “Ya pertimbangannya yang terbaiklah, terbaik untuk semuanya. Karena partai kan harus bisa mereduksi kemungkinan internal jangan sampai ada faksi.”

Baca Juga: Lodewijk Paling Berpeluang Jadi Wakil Ketua DPR, Seperti Apa Sosoknya?

Pabrik Pil Koplo Yogya

Aparat Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditipidnarkoba) Bareskrim Polri dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membongkar jaringan produksi dan peredaran obat-obatan ilegal atau pil koplo. Ada dua pabrik di wilayah Yogya yang berhasil digerebek polisi, dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta pil koplo setiap harinya.

Direktur Ditipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjend Krisno H. Siregar, mengatakan pengungkapan jaringan produksi dan peredaran pil koplo itu bermula dari Operasi Anti Pil Koplo 2021 yang digelar sejak 6 September 2021.

Baca Juga: 2 Pabrik Pil Koplo di Yogya Digerebek, Produksi 2 Juta Pil Per Hari

Dalam perkembangannya, pada 13-15 September 2021 Subdit 3 Ditipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran gelap obat keras & psikotopika oleh M dan kompolotannya.

Komplotan itu mengirim obat atau pil koplo ke berbagai daerah, seperti Jakarta, Jatim, Jabar, dan Kalimantan Selatan (Kalsel). “Dari sana kami menyita barang bukti lebih dari 5 juta butir pil golongan obat keras jenis Hexymer, Trihex, DMP, Tramadol, double L, Aprazolam dari berbagai TKP di Cirebon,Indramayu, Majalengka, Bekasi dan Jaktim,” katanya dalam konferensi pers, Senin (27/9/2021).


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Pasukan Siber dan Propaganda di Media Sosial Mengancam Demokrasi

Penelitian kolaboratif tentang pasukan siber dan kerja-kerja mereka ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan perdebatan publik mengenai dampak mobilisasi dan aktivitas mereka.

Solopos Hari Ini: Usulan Arus Bawah Versus Elite, Bunuh Teman Sendiri

Harian Solopos Hari Ini, Minggu (24/10/2021), mengangkat headline terkait deklarasi dukungan calon presiden (capres) 2024 dari arus bawah.

Sejarah Hari Ini : 24 Oktober 1929, Kehancuran Wall Street

Beraneka peristiwa yang terjadi pada 29 Oktober dari berbagai penjuru dunia terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Senin, Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama Hindu

Sukmawati Soekarnoputri bakal menjalani sejumlah ritual saat upacara Sudhi Wadani atau pindah ke agama Hindu di Kota Singaraja, Bali.

Posisi Berangkulan, Mayat Sejoli di Tasikmalaya Bikin Geger

Penemuan mayat sepasang lelaki dan perempuan atau sejoli di Tasikmalaya menggegerkan warga karena ditemukan dalam kondisi berangkulan.

Aktivitas Gunung Berapi Jadi Pemicu Rentetan Gempa Salatiga-Ambarawa?

Rentetan gempa atau gempa swarm terjadi di wilayah Kota Salatiga-Ambarawa sepanjang Sabtu (23/10/2021).

Aksi Mantan Kapolsek Parigi Terungkap dari Chat Mesra Lewat WA

Aksi mantan Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka kasus pencurian ternak, S, 20, sebanyak dua kali terungkap melalui chat mesra di WhatsApp.

Elektabilitas Ganjar Naik Terus, PDIP Malah Sebut Survei Bukan Patokan

Elektabilitas Ganjar Pranowo kini menyamai Prabowo Subianto menurut survei Litbang Kompas. PDIP menyebut pemimpin bangsa tidak ditentukan oleh survei.

Selain Dipecat, Kapolsek Parigi yang Lakukan Perkosaan Juga Dipidana

Kapolda Sulteng pastingan proses pidana Kapolsek Parigi yang memperkosa anak dari tersangka pencurian ternak jalan terus.

Buruan Daftar! Kemenaker Buka Beasiswa 1000 Talenta Santri

Kemenaker membuka pendaftaran Beasiswa 1000 Talenta Santri bagi santri di seluruh Indonesia dalam bentuk program pelatihan.

Sidik Pinjol yang Bikin Ibu Wonogiri Bunuh Diri, Bareskrim Sita Rp20 M

Bareskrim Polri menyita Rp20 miliar dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Solusi Andalan Bersama yang diduga menaungi pinjol ilegal yang membuat ibu di Wonogiri bunuh diri.

Polisi Tangkap Bos Pinjol Pemicu IRT di Wonogiri Gantung Diri

Polisi menangkap bos perusahaan pinjol ilegal yang diduga menyebabkan IRT di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah meninggal gantung diri karena tidak kuat menahan teror pinjol ilegal.

Anggotanya Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, meminta maaf kepada masyarakat buntut kasus Kapolsek Parigi yang memerkosa anak tersangka.

Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolsek Parigi Dipecat Tidak Hormat

Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka diberhentikan secara tidak hormat setelah menjalani sidang kode etik, Sabtu (23/10/2021).

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Sudah Dapat Izin Paundra?

Putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri pindah agama Hindu, apakah sudah mendapatkan izin dari GPH Paundrakarna, sang anak?

UU PDP Jaminan Kejelasan Hukum Korban Pinjol

UU PDP bisa mengatur dengan kekuatan hukum yang jelas tentang warga harus mengadu ke mana atau kepada siapa ketika menjadi korban kebocoran data pribadi.