Round Up Covid-19 Boyolali: Pasien Nomor 02 Sembuh
Ilustrasi petugas medis virus corona. (Reuters)

Solopos.com, BOYOLALI — Satu pasien positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali dinyatakan sembuh, yakni pasien 02. Dinas Kesehatan Boyolali juga mengungkap identitas satu pasien baru.

Seperti diketahui, pada Minggu (31/5/2020), ada tambahan satu pasien sembuh dan satu pasien positif Covid-19 di Boyolali. Jumlah kasus positif pun berjumlah 26 kasus hingga Senin (1/6/2020). Setelah pada Minggu belum diketahui identitas tambahan itu, kini sudah terungkap.

Sebagian Instansi Pemkab Sragen Terlambat Pasang Bendera Merah Putih 1 Juni, Ada Sanksi?

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri Survivalina, mengatakan pasien yang sembuh adalah pasien kasus 02. "Untuk yang sembuh adalah kasus 02, inisial JS dari Kecamatan Ngemplak," urai dia.

Diketahui JS awalnya dirawat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Pandan Arang Boyolali. Namun pada 20 April, warga Ngemplak, Boyolali itu dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19 setelah hasil laboratorium keluar dan beruntung kini bisa sembuh.

5.753 KK Wonogiri Dapat Bantuan Sembako dari Provinsi, Mayoritas Warga Terdampak Covid-19

Kemudian tambahan satu pasien positif baru yang menjadi pasien kasus 026 adalah FT, 37."FT masih satu keluarga dengan kasus Senting, Kecamatan Sambi," jelas Ratri.

Data Kumulatif

Berdasarkan data Pemkab Boyolali di laman Covid19.boyolali.go.id, Minggu (31/5/2020), jumlah kasus positif Covid 19 di Boyolali total ada 26 orang. Sedangkan yang dinyatakan sembuh ada 14 orang.

Terapkan Tatanan New Normal, 2 Pasar Tradisional Ini Jadi Percontohan di Sukoharjo

Masih ada 11 orang yang dirawat dan satu kasus lainnya meninggal dunia. Untuk orang dalam pantauan (ODP) ada 41 orang, PDP 24 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 333 orang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali pun tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menjalankan upaya pencegahan penularan Covid 19. Imbauan memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak antara satu orang dengan yang lain, dan sebagainya terus dikampanyekan.

Kenormalan Baru Klaten: Rekam Data E-KTP di Disdukcapil Wajib Bawa Surat Kesehatan


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho