Tutup Iklan -->
Round Up Corona Solo: 233 ODP, 34 PDP, Ruang Isolasi RSUD Moewardi Penuh
Ilustrasi Solo Tanggap Corona (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO — Ada 233 orang dalam pemantauan (ODP) dan 34 pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Jumlah tersebut tersebar di berbagai kecamatan dan kelurahan di Solo.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo menyebutkan dari 34 PDP, sebanyak lima orang telah meninggal dunia.

Lugu, Penjual Nasgor Tanya ke Aparat: Virus Corona Keluarnya Jam Berapa?

Sementara itu, hingga Kamis (2/4/2020), sebanyak 15 PDP masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 14 orang lainnya sembuh.

Masih banyaknya ODP dan PDP corona di Kota Bengawan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahnyani meminta kepada masayarakat tetap menjalani pembatasan fisik meski belum ada penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19.

Setelah Wabah Corona, Kota-Kota di China Terbitkan Larangan Makan Kucing

Ruang Isolasi RSUD Dr Moewardi Penuh

Sebagai rumah sakit rujukan lini pertama, ruang isolasi di RSUD Dr Moewardi Solo disebut-sebut penuh atau overload meski sudah tidak lagi merawat pasien positif virus corona.

Selebgram Rica Andriani Istri Kapolsek Kembangan Bikin Netizen Penasaran

Karena masih banyak menampung PDP, pihak rumah sakit mengubah ruang perawatan pasien tuberkolosis (TBC) menjadi ruang isolasi Covid-19.

Hal ini diketahui lewat unggahan video yang beredar di media sosial. Video itu dibuat RSUD dr Moewardi Solo. Video berdurasi 36 detik itu menampilkan dr Ana Rima, Spesialis Penyakit Paru-Paru di Solo, yang berbicara di depan kamera.

Pemkab Klaten Beri Sembako Rp150.000 Untuk ODP dan Warga Terdampak Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, membenarkan kabar itu dengan menyatakan ruang isolasi di RSUD dr Moewardi Solo saat ini memang menampung cukup banyak pasien. Rumah sakit terus mengembangkan kapasitas ruang isolasi agar kapasitasnya bisa menjadi 27 pasien.

"RSDM [RSUD dr Moewardi Solo] sudah mengembangkan kapasitas kamar isolasi dari delapan ruang, saat ini kapasitasnya menjadi 27. Ini akan terus dikembangkan ruang isolasinya sampai kapasitasnya nanti 108 pasien," ujar Yulianto melalui pesan singkat kepada Semarangpos.com, Kamis (2/4/2020).

Kabar Gembira! 5 Pasien Positif Corona Magetan di RSUD Madiun Sembuh


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho