Rombak Aturan Play Store, Google Larang Aplikasi Penjualan Ganja

Raksasa teknologi Google melarang aplikasi fasilitas jual beli ganja dan produk terkait berada dalam layanan aplikasinya.

Rombak Aturan Play Store, Google Larang Aplikasi Penjualan Ganja

SOLOPOS.COM - Logo Google. (Bloomberg/Ore Huiying)

Solopos.com, JAKARTA – Raksasa teknologi Google melarang aplikasi fasilitas jual beli ganja dan produk terkait berada dalam layanan aplikasinya. Larangan ini merupakan pembaharuan kebijakan Google yang dikenalkan pada Rabu waktu setempat. Para pengembang aplikasi diberi waktu 30 hari semenjak kebijakan diluncurkan hari ini.

“Pengembang hanya perlu memindahkan opsi keranjang belanja mereka di luar aplikasi untuk mematuhi kebijakan baru,” kata juru bicara Google seperti dilansir Reuters, Kamis (30/5/2019).

Google disebutkan akan bekerja sama penuh agar para pengembang selama proses penyesuaian tidak kehilangan pelanggannya. Meski begitu, para pengembang yang memfasilitasi penjualan ganja ini mengaku kecewa dengan kebijakan terbaru Google.

“Keputusan Google adalah perkembangan yang mengecewakan yang hanya membantu pasar ilegal berkembang, tetapi kami yakin bahwa Google, Apple dan Facebook pada akhirnya akan melakukan hal yang benar,” kata juru bicara Eaze, salah satu aplikasi pengiriman ganja.

Berita Terkait

Berita Terkini

Spesifikasi Realme GT Master Explorer, Ponsel Mewah yang Terinspirasi dari Koper

Realme GT Master Explorer hadir dengan spesifikasi gahar dan desain menarik yang terinspirasi dari bentuk koper.

Kepatuhan Lapor SPT Pajak di Kanwil DJP Jateng Capai 77,58%

Tingkat kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2020 di lingkup Kantor Kanwil DJP Jawa Tengah II mencapai 77,58%.

Pedagang Berjualan di Ruang Isolasi Covid-19, Rumah Sakit Mengaku Kecolongan

Saat pedagang masuk petugas rumah sakit RSU Manado Medical Center disibukkan dengan peningkatan pasien Covid-19.

Mantap Lur! Ada 20.000 Dosis untuk Vaksinasi Suporter Persis Solo

Sebanyak 20.000 dosis vaksin Covid-19 bakal didistribusikan dalam program vaksinasi suporter Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2021.

Innalillahi, Perawat RSUD Bung Karno Solo Yang Tengah Hamil Meninggal Positif Corona

Seorang perawat RSUD Bung Karno Solo yang tengah hamil meninggal setelah terkonfirmasi positif virus corona.

Bikin Miris, Varian Delta Telah Menyebar ke Hampir Seluruh Pelosok Indonesia

Laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Duh, Minta Sertifikat Vaksinasi, Mahasiswa Malah Kena Bogem Satpam GBK

korban sempat diintimidasi untuk tidak melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian. 

Sopir Truk Bermuatan Susu Meninggal Mendadak di Jalan Tol Sragen

Sopir truk bermuatan susu Sukamto, 42, warga Salatiga, meninggal mendadak dalam perjalan di jalan tol, tepatnya di km 544 B, Sambungmacan, Sragen.

50 Persen Pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Pilih Tak Jualan, Ini Alasannya

Separuh atau 50% pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo memilih tak berjualan selama PPKM darurat hingga PPKM Level 4.

Awal Agustus, Penambahan Kasus Corona Jateng Tertinggi se-Indonesia

Penambahan kasus terkonfirmasi virus Corona di Jawa Tengah (Jateng) menjadi yang tertinggi di Indonesia pada Minggu (1/8/2021).

216 Warga Positif Covid-19 Klaten Isolasi di Donohudan, 47 Orang Sembuh

Total jumlah warga Klaten positif Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat di Arama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, mencapai 216 orang.

Kabar Duka, Mantan Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo Tutup Usia

Mantan Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo tutup usia ada Sabtu (31/7/2021) sekitar pukul 17.51 WIB di Rumah Sakit Bethesda.