Juventus (Reuters-Massimo Pinca)

Solopos.com, ROMA — Juventus harus benar-benar waspada saat bertandang ke markas AS Roma, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Beberapa tahun terakhir Olimpico bukanlah stadion yang bersahabat dengan Si Nyonya Tua.

Dari lima lawatan terakhir ke kandang Serigala Ibu Kota, Juve tiga kali pulang dengan tangan hampa. Tren buruk ini bukan tak mungkin bakal berlanjut lantaran Roma tengah mencari penawar luka.

Persebaya Vs Persis 4-0: Pressing di Babak I, Luluh Lantak di Babak II

Pekan lalu Edin Dzeko dkk. kalah mengejutkan di kandang sendiri dengan skor 0-2 oleh tim medioker, Torino. Kekalahan itu amat pahit lantaran Giallorossi sejatinya punya 31 peluang menjebol gawang lawan. Itu juga menjadi kekalahan perdana mereka dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi.

Roma diprediksi akan memberikan perlawanan alot bagi Juve agar tak kembali kehilangan poin penuh di hadapan publiknya sendiri. “Skuat sedikit sedih dengan kekalahan kontra Torino. Namun kami kembali fokus melawan Juventus dan kami harus optimistis,” ujar Pelatih Roma, Paulo Fonseca, seperti dilansir asroma.com, Sabtu (11/1/2020).

Lorenzo Pellegrini dkk. memang wajib mengamankan tiga poin apabila ingin tetap berada dalam persaingan di empat besar. Hingga pekan ke-18, mereka hanya unggul satu poin dari Atalanta yang berada di posisi kelima.

Gelandang Juventus, Blaise Matuidi, menyadari ancaman yang bisa ditimbulkan tuan rumah. Musim lalu Roma menang meyakinkan dengan skor 2-0 di Olimpico. “Ini akan menjadi pertandingan sulit. Roma adalah tim hebat dengan sepak bola sangat menyerang,” ujar Matuidi dilansir Skysports Italia.

Napi Kasus Pencurian Kabur dari Rutan Boyolali Saat Mengisi Bak Air

Namun Juve punya motivasi yang tak kalah tinggi untuk mempermalukan tuan rumah. Kemenangan akan membuka peluang mereka mengudeta Inter Milan dari singgasana. Juventus punya modal performa stabil dengan merebut 12 kemenangan dari 15 laga terakhir di kompetisi domestik.

Masalahnya mereka tak akan diperkuat motor lini tengah, Rodrigo Bentancur, karena skorsing. Gonzalo Higuain juga masih diragukan tampil karena masalah di paha kirinya. Absennya striker Timnas Argentina ini jelas menjadi problem serius bagi Nyonya Tua. Sejauh ini dia sukses membalikkan keraguan publik dengan mencetak tujuh gol dari 23 laga di semua kompetisi.

Torehannya hanya kalah dari Cristiano Ronaldo (15 gol) dan Paulo Dybala (sembilan gol). Meski demikian, peluang Higuain tampil belum dicoret sepenuhnya karena masih ada sisa sehari menuju pertandingan. Tim pelatih akan terus memantau perkembangan kondisinya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten