Tutup Iklan

ROKOK ILEGAL : PN Semarang Menangkan Praperadilan Bos Rokok Tanpa Cukai

ROKOK ILEGAL : PN Semarang Menangkan Praperadilan Bos Rokok Tanpa Cukai

SOLOPOS.COM - Ilustrasi rokok (JIBI/Solopos/Antara)

Rokok ilegal yang dituduhkan bos rokok tanpa cukai asal Demak berlanjut ke permohonan praperadilan.

Solopos.com, SEMARANG — Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (24/10/2016), memenangkan gugatan praperadilan Sulaiman, 28, bos pemilik ratusan ribu rokok tanpa cukai yang ditangkap Direktorat Jenderal Bea Cukai di Kabupaten Demak, Jawa Tengah karena rokok yang dikuasainya itu dianggap ilegal.

Permohonan praperadilan tersebut diajukan Sulaiman atas penggeledahan, penyitaan, penangkapan, dan penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Bos pemilik ratusan ribu rokok tanpa cukai yang dianggap aparat Direktorat Jenderal Bea Cukai di Kabupaten Demak ilegal itu memenangi gugatannya.

"Mengabulkan gugatan pemohon untuk seluruhnya," kata hakim tunggal Sulistyono dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang, Senin. Hakim itu menyatakan tindakan penggeledahan dan penyitaan dalam perkara tersebut harus berdasarkan pada Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

Dalam persidangan, papar dia, terungkap penggeledahan yang dilakukan oleh petugas bea cukai tidak didampingi oleh dua saksi. Selain itu, sambungnya, penggeledahan dan penyitaan atas ratusan ribu rokok tanpa cukai tersebut tanpa disertai berita acara yang harus diserahkan kepada pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Dalam persidangan juga terungkap tidak adanya surat penetapan tersangka. Dengan demikian, menurut hakim, pemohon tidak bisa dikategorikan sebagai tersangka sehingga tidak bisa ditahan.

Atas putusannya itu, hakim memerintahkan agar penyidik bea cukai segera mengeluarkan pemohonan dari tahanan LP Kedungpane Semarang. Atas putusan tersebut, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang menyatakan siap melaksanakannya.

Bea Cukai Patuh
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang Rizal Pahlevi mengatakan akan melakukan evaluasi internal atas putusan tersebut. "Kami akan mengikuti perintah pengadilan," janjinya.

Kepatuhan itu, imbuh dia, termasuk perintah untuk segera mengeluarkan tersangka dari tahanan. "Kami tunggu salinan putusannya dulu," tambahnya.

Sementara itu, kuasa hukum Sulaiman, Yosep Parera, menegaskan kliennya harus segera dibebaskan. "Penyadikan sudah menyatakan penangkapan dan penahanan Sulaiman tidak sah," katanya.

Sebelumnya, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang mengamankan 850.000 batang rokok tanpa cukai dari seorang produsen rokok di Desa Bermi, Mijen, Kabupaten Demak. Petugas menangkap Sulaiman karena menganggap rokok itu ilegal. Sulaiman selanjutnya dijerat dengan UU No. 39/2007 tentang Cukai. Atas perkara hukum tersebut, Sulaiman mengajukan gugatan praperadilan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.

Sang Istri Ikut Panik, Begini Detik-Detik Christian Eriksen Kolaps di Lapangan

Pemain tengah Denmark Christian Eriksen sempat kolaps di tengah lapangan saat laga Denmark melawan Finlandia di Euro 2020.

Prabowo Buka Rahasia Mau Dipinang Jokowi Jadi Menhan

Prabowo Subianto akhirnya blak-blakan menyebut alasannya mau masuk ke Kabinet Jokowi karena ingin bekerja sama mengabdi kepentingan nasional.