ROKOK ILEGAL DEMAK : Pemilik Rokok Tanpa Cukai Adukan Bea Cukai Atas Dugaan Penculikan

 Ilustrasi rokok ilegal tanpa cukai cukup (JIBI/Solopos/Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi rokok ilegal tanpa cukai cukup (JIBI/Solopos/Antara)

Rokok ilegal Demak yang diproses hukum karena tak bercukai justru menjadi boomerang bagi Bea Cukai.

Semarangpos.com, SEMARANG — Direktorat Jenderal Bea Cukai Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta diadukan ke polisi atas dugaan penculikan terhadap Sulaiman, 28, pemilik ratusan ribu batang rokok di Kabupaten Demak yang dianggap ilegal karena tak bercukai.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Yosep Parera, kuasa hukum Sulaiman, di Semarang, Selasa (11/10/2016), mengatakan terdapat sejumlah bukti yang menunjukkan kliennya telah diculik oleh penyidik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang. “Diduga telah terjadi penculikan atau penahanan yang tidak sah oleh penyidik Bea Cukai,” kata Ketua Peradi Kota Semarang ini.

Ia menjelaskan mekanisme penangkapan dan penahanan terhadap Sulaiman yang disangka sebagai pemilik ratusan ribu batang rokok putih tanpa cukai oleh penyidik Bea Cukai dinilai tidak sah. Menurut dia, Sulaiman ditangkap dan dibawa ke kantor Bea Cukai di Semarang pada 5 September 2016. “Hal itu berdasarkan bukti berita acara pemeriksaan tertanggal 5 September,” katanya.

Namun, lanjut dia, dalam pemberitahuan surat penangkapan yang diberikan ke pihak keluarga tertanggal 6 September 2016. “Dengan demikian, di antara tanggal 5 hingga 6 September diduga telah terjadi penculikan terhadap Sulaiman,” katanya.

Ia juga mengungkapkan Sulaiman belum pernah ditetapkan sebagai tersangka namun telah diperiksa sebagai tersangkan dan ditahan. Perbuatan penyidik bea cukai, lanjut dia, dinilai melanggar KUHAP.

Laporan dugaan penculikan itu, kata dia, akan diajukan ke Polda Jawa Tengah. Ia menerangkan laporan terhadap penyidik bea cukai tersebut bukan merupakan upaya mendiskreditkan lembaga tersebut. “Agar bisa jadi pelajaran di masa yang akan datang sehingga tidak ada aturan yang dilanggar,” katanya.

Terpisah, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang Budi Sulistyo mempersilakan jika tersangka akan melapor ke kepolisian. “Silakan, itu hak yang bersangkutan. Namun, proses penyidikan tetap berjalan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang mengamankan 850.000 batang rokok tanpa cukai dari seorang produsen rokok di Desa Bermi, Mijen, Kabupaten Demak. Petugas menangkap Sulaiman yang diketahui sebagai pemilik komoditas ilegal tersebut. Tersangka pemilik rokok ilegal karena tanpa cukai itu dijerat dengan UU No. 39/2007 tentang Cukai.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      FP UNS Bantu Petani Sayur Gedangan Cepogo Boyolali dengan Mesin Ozon

      FP UNS memberikan bantuan mesin generator ozon kepada Kelompok Tani Utomo Jayan Desa Gedangan, Cepogo, Boyolali, untuk meningkatkan kualitas sayur organik.

      Ditantang Bikin Startup oleh Presiden, Petani Muda Sukoharjo Butuh Akademisi

      Petani milenial di Sukoharjo mengaku membutuhkan pendampingan akademisi untuk mewujudkan usaha rintisan atau startup di bidang pertanian atau pangan.

      Usai Sosialisasi Pemilu, Mobil Anggota KPU Probolinggo Alami Kecelalakaan

      Anggota KPU Probolinggo mengalami kecelakaan seusai melakukan sosialisasi Pemilu.

      Pengemudi Mobil Curi Uang di Laci SPBU Kulonprogo, Modusnya Bikin Geleng-Geleng

      Seorang pengemudi mobil mencuri uang yang ada di laci Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sindutan, Kabupaten Kulonprogo.

      Viral, Video Kades di Grobogan Tenggak Miras dalam Mobil, Ini Respons Pemkab

      Seorang kades di Kabupaten Grobogan terekam kamera saat menenggak miras jenis congyang hingga video viral di medsos.

      Ladeni Persis Solo di Stadion Manahan, PSM Makassar Tanpa Wiljan Pluim

      Di laga sebelumnya, PSM Makassar harus puas berbagi angka 1-1 dengan Dewa United.

      Viral, Video Muda-Mudi Berbuat Tak Sopan di Resto Tawangmangu

      Video sepasang muda-mudi melakukan tindakan tak sopan di salah satu resto di Tawangmangu, Karanganyar, beredar luas di media sosial dan perpesanan.

      Terima Suap Rp390 Juta, Hakim Itong Dituntut 7 Tahun Penjara & Denda Rp300 Juta

      Hakim nonaktif Pengadilan Negeri Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat, dituntut oleh jaksa KPK dengan hukuman tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap.

      Lawan Balik, Black Arion: Buka Segel Atau Tutup Semua Usaha di Tanah Kas Desa

      Pengelola Kafe Black Arion di Desa Gedongan, Colomadu, meminta Pemkab Karanganyar membuka segel yang menutup kafe mereka. Atau Pemkab juga diminta untuk menutup semua usaha di tanah kas desa.

      Syeikh Yusuf Al Qaradawi Meninggal di Usia 96 Tahun

      Cendekiawan Muslim berpengaruh di dunia Syeikh Yusuf Al Qaradawi meninggal dalam usia 96 tahun pada Senin (26/9/2022).

      Menang Lagi, Indonesia Kalahkan Curacao 2-1 di Stadion Pakansari

      Dendy Sulistyawan mencetak gol kemenangan Indonesia 2-1 atas Curacao di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor.

      Ajari Anak Etika Bersin dan Batuk di Tengah Musim Pancaroba

      Anak perlu mengetahui sejumlah etika bersin dan batuk.

      Menang Sayembara Desain Monumen Reog Ponorogo, Tim dari Bali dapat Rp100 Juta

      Sayembara desain Monumen Reog Ponorogo dimenangkan oleh tim dari Bali dengan karyanya berjudul Taman Ragam Selaras.

      Kabar Baik, Pemkab Temanggung Gelar Rekrutmen 622 Guru PPPK

      Pemerintah Kabupaten Temanggung akan membuka penerimaan ASN PPPK untuk tenaga guru dalam waktu dekat ini.

      Tanggapi Akun Paulo Gomes Soal Persis Solo, Kaesang: Koe Iki Sapa?

      Kaesang Pangarep mengaku dirinya tidak mengenal Paulo Gomes.

      Potret Anak-Anak Lereng Merapi Boyolali Belajar Mengenal Motif Batik

      Kegiatan seni itu sekaligus menyambut Hari Batik Nasional