Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

 Kegiatan pengembangan Desa Anti Politik Uang oleh Bawaslu Boyolali di Kecamatan Simo pada 2021. (Istimewa/Bawaslu Boyolali)

SOLOPOS.COM - Kegiatan pengembangan Desa Anti Politik Uang oleh Bawaslu Boyolali di Kecamatan Simo pada 2021. (Istimewa/Bawaslu Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali melaksanakan beberapa kegiatan untuk menggenjot pengawasan partisipatif oleh masyarakat, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan dilaksanakan serentak.

Kegiatan Bawaslu Boyolali tersebut diwujudkan dalam beberapa hal seperti sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan kerja-kerja kepengawasan. Demikian disampaikan Widodo, Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Data Informasi (Datin) Bawaslu Boyolali, saat ditemui Solopos.com, Kamis (27/1/2022), di Boyolali.

PromosiRiset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

“Kami aktifkan seluruh media sosial Bawaslu Boyolali, kemudian sesuai dengan rencana kerja Bawaslu Boyolali di tahun 2022 ini, kami fokus pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya mensosialisasikan ajakan untuk ikut mengawasi pemilu yang akan datang,” kata Widodo.

Baca juga: Kompak, Bawaslu Boyolali Gandeng Pramuka Awasi Pemilu

Widodo mengatakan divisi Humas Bawaslu Boyolali sering melakukan kegiatan podcast, webinar dan talkshow lewat media sosial yang mereka miliki. Konten media sosial Bawaslu Boyolali, kata Widodo, lebih pada mendiskusikan isu-isu kepemiluan.

“Kami mengundang beberapa narasumber yang kompeten untuk mendiskusikan terkait dengan isu-isu kepemiluan baik yang sifatnya evaluasi pelaksanaan kegiatan pemilu yang sebelumnya, maupun berbicara tentang ideal Pemilu yang akan datang terkait kerja-kerja pengawasan,” jelasnya.

Porgram untuk Pemilih Pemula

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, Widodo mengatakan ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah. Selain itu, ada juga pendirian Saka Adhyasta Pemilu di Boyolali.

“Kami juga mendirikan Saka Adhyasta Pemilu di Boyolali, itu sudah dilaunching. Rencananya nanti sekitar bulan Februari atau Maret akan kami start untuk mulai pelatihan. Harapannya akan muncul bibit-bibit baru dari organisasi gerakan Pramuka di Boyolali. Dan akan muncul para relawan yang ikut menggerakkan demokrasi khususnya dalam kepengawasan pemilu sebagai pengawas partisipatif,” ungkap Widodo.

Baca juga: Begini Cara Bawaslu Boyolali Mengenang Panwascam yang Meninggal Saat Bertugas

Sementara itu, anggota Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Boyolali, Rubiyanto, mengatakan ada hal lain selain sosialiasi melalui media sosial, salah satunya pengembangan Desa Pengawasan dan Desa Anti Politik Uang di Boyolali.

“Tujuan pembentukan Desa Pengawasan dan Desa Anti Politik Uang adalah untuk membentuk karakter masyarakat yang memiliki kesadaran politik tinggi untuk mewujudkan demokrasi bersih dan bermartabat, serta memiliki komitmen tinggi untuk menolak dan melawan politik uang. Kemudian meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan partisipatif,” kata Rubiyanto saat ditemui di kantornya pada Kamis (27/1/2022).

Rubiyanto mengatakan di tahun 2021, Bawaslu Boyolali memiliki empat Desa Pengawasan dan Empat Desa Anti Politik Uang. Total keseluruhan sejak 2019, Bawaslu Boyolali telah mengembangkan 7 Desa Pengawasan dan 7 Desa Anti Politik Uang di Boyolali.

Baca juga: Info Lur… Vaksin Booster Tersedia Lagi bagi 20.000 Warga di Boyolali

Selain mengembangkan program yang dulu pernah berjalan, di tahun 2022 ini Bawaslu Boyolali juga akan menargetkan pengawasan partisipatif dari penyandang disabilitas di Boyolali.

“Kami concern bagaimana melibatkan komunitas difabel yang selama ini termarjinalkan dalam beberapa aspek. Kami akan ajak untuk mengawasi pemilu sebagai pengawas partisipatif, karena jumlah mereka juga tidak sedikit. Mereka juga punya peran dan hak yang sama untuk mengawasi pemilu. Untuk program difabel bentuknya sosialiasi, kami akan mengundang mereka, memberikan materi dalam bentuk seminar,” jelas Rubiyanto.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Bawaslu Boyolali Gandeng Penyandang Disabilitas untuk Awasi Pemilu

Sosialisasi diadakan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

Bawa Sapi Bergejala PMK di Wonogiri, Peternak akan di-Blacklist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri secara tegas berupaya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak.

Solo Ditunjuk Siapkan SDM Industri Mobil Listrik Dunia, Ini Kata Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Solo Technopark yang ditunjuk jadi penyedia SDM untuk pengembangan industri mobil listrik dunia sangat sibuk setahun terakhir ini.

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Info Lur! 2.241 Loker Tersedia di Virtual Job Fair 2022 Wonogiri

Sebanyak 2.241 lowongan kerja dari 25 perusahaan tersedia pada Wonogiri Virtual Job Fair 2022.

Salah Satu Peritel Terbesar Asia Masuk Solo, Sudah Survei Lokasi Loh!

Salah satu perusahaan ritel atau peritel terbesar di Asia, PT Lulu Group Retail berekspansi ke Solo dan tengah melakukan survei lokasi.

Wuih, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Bandung Euy

Pengusaha berjuluk crazy rich Grobogan, Joko Suranto, ternyata juga pernah membangun jalan di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, pakai uang pribadi senilai Rp1 miliar.

Disparbudpora Klaten Petakan Taman Nyi Ageng Rakit, untuk Apa?

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten memetakan Taman Nyi Ageng Rakit.

Tunggu SE Wali Kota, Satpol PP Solo Minta Warga Tetap Pakai Masker

Satpol PP Solo mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka karena belum ada SE Wali Kota yang mengatur boleh lepas masker.

Disdukcapil Klaten Luncurkan Sakura Pengganti Sipon Keduten, Apa Itu?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten meluncurkan pelayanan online baru bernama Sakura, akronim dari Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan.

249 Calhaj Boyolali Tidak Bisa Naik Haji Tahun 2022, Ini Sebabnya

Kuota haji Boyolali pada 2022 sebanyak 317 calon jemaah haji dengan 91 cadangan.

Tali Pusar Masih Menempel, Ini Usia Bayi yang Membusuk di Bengawan Solo

Tali pusar masih menempel di perut bayi yang jasadnya ditemukan membusuk di pinggri Bengawan Solo di Jaten, Karanganyar.

8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.

5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.

Wow, Solo Dipercaya Latih SDM Untuk Industri Mobil Listrik Dunia

Kementerian Investasi menunjuk Solo Technopark sebagai instrumen terpenting penyediaan tenaga kerja guna mendukung pembangunan ekosistem industri mobil listrik di Indonesia.