Rizal Djibran Sempat Diringkus 2014 Silam, Tapi...

Rizal Djibran Sempat Diringkus 2014 Silam, Tapi...

SOLOPOS.COM - Rizal Djibran. (Istimewa/Instagram)

Meski sempat tertangkap pada 2014 lalu, dirinya dinyatakan bebas lantaran tes urine tidak membuktikan bahwa dirinya positif menggunakan narkoba.

Solopos.com, JAKARTA – Fakta mengejutkan muncul dari penangkapan aktor laga Rizal Djibran. Pemeran sinetron Misteri Gunung Merapi ini dikabarkan sempat ditangkap oleh pihak kepolisian di 2014 silam.

Meski sempat tertangkap pada 2014 lalu, dirinya dinyatakan bebas lantaran tes urine tidak membuktikan bahwa dirinya positif menggunakan narkoba.

Usai tertangkap pada 21 Februari 2018 kemarin, dari dirinya tidak ditemukan barang bukti. Pihak kepolisian hingga kini masih membutuhkan waktu untuk melakukan pemeriksaan sehingga belum melakukan pers rilis.

"2014 dia sudah tertangkap, tetapi tidak bisa dibuktikan pada waktu itu. Waktu itu saya masih di Bareskrim," ungkap Brigjen Siswandi yang ditemui di kantor GPAN kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat 23 Februari 2018.

"Nah sekarang lagi diperiksa intensif wajar kalau aparat yang nangkep belum pers rilis. Tapi yang saya sampaikan kemarin akurat," sambungnya.

Sebelum tertangkap, Siswandi mengaku sempat memberi tahu pelawak Tessy mengenai keterlibatan Rizal Djibran dalam penggunaan narkotika. Namun pelawak 70 tahun tersebut nampak tak mempercayai hal tersebut.

"Saya sempat bilang kalau si RDJ ini pengguna narkoba, tapi mas Tessy enggak percaya. Akhirnya ketangkap juga," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Rizal Djibran ditangkap dengan barang bukti berupa satu buah kotak kaleng permen, yang di dalamnya berisikan satu plastik yang diduga narkotika gol 1 jenis sabu dengan berat keseluruhan 0,66 gram brutto.

Selain itu, satu buah cangklong, satu buah pipet, du buah sedotan sebagai sendok, satu buah Bong shabu berbentuk botol dot susu, Airsoft gun KJ Works beserta kartu club menembak, satu unit Hp Blackberry Porshe dan satu unit Hp Apple 6 plus, juga turut diamankan dalam penangkapannya beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Embung Manajar Selo Boyolali Siap Sambut Pengunjung

Objek wisata Embung Manajar di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, bersiap menyambut pengunjung.

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.