Ritual Mandi Kemben ala Anak Kiai Jombang

Anak kiai di Jombang tersangka pencabulan disebut melakukan aksinya dalam bentuk ritual mandi kemben.

 Ilustrasi perempuan mandi dengan kemben. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perempuan mandi dengan kemben. (Freepik)

Solopos.com, JOMBANG — Moch Subchi Azal Tsani, 42, alias MSA alias Mas Bechi, anak kiai ternama di Jombang, Jawa Timur, tersandung kasus pencabulan. Anak kiai Jombang itu dilaporkan mencabuli santriwati salah satunya dalam ritual mandi kemben.

Anak pengasuh Pondok Pesantren Majma’al Bahroin Hubbul Wathon minal Iman Shiddiqiyyah di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur, itu kali pertama dilaporkan ke Polres Jombang pada 2018.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Dia dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah santri. Berdasarkan siaran pers Komnas Perempuan yang dikutip Solopos.com, Kamis (7/7/2022), kasus pencabulan ini berlandaskan relasi kuasa.

Aksi pencabulan dilakukan anak kiai di Jombang terhadap santri di pondok pesantren milik ayahnya.

Kasus bermula saat rekrutmen tenaga kesehatan dari kalangan santriwati. Para korban tak lain adalah mereka yang mendaftarkan diri untuk menempati posisi tersebut.

Baca juga : Emoh Anaknya Ditangkap, Kiai Tar Jombang Janji Antar ke Polda Jatim

Berdasarkan fakta di persidangan pra-peradilan yang diajukan tersangka dan digelar di Pengadilan Negeri Jombang pada 21 Januari 2022, terkuak suatu fakta mengejutkan.

Berdasarkan keterangan para saksi, tersangka melakukan aksi pencabulan dalam ritual mandi kemben. Para santri yang mendaftar sebagai tenaga kesehatan diminta melakukan wawancara internal dengan tersangka.

Mereka diwawancarai di Gubung Cokrokembang, Desa Puri Semanding, Kecamatan Plandaan. Saat itulah si anak kiai Jombang itu memanfaatkan kuasanya untuk mencabuli santriwati.

Para santri harus melakukan ritual kemben dengan bertelanjang bulat. Mereka lantas diminta memakai kemben dari jarit Sidomukti dan masuk ke kolam dengan kondisi telanjang dada.

Baca juga : Polda Jatim: Anak Kiai Jombang DPO Cabul Masih Dicari, Belum Ditangkap

Di saat itulah tersangka melakukan pelecehan seksual kepada para korban dengan dalih menyalurkan ilmu. Tersangka juga mengancam korban tidak lulus seleksi jika menolak permintaannya.

Dalam rilis Komnas Perempuan disebutkan pula bahwa santriwati yang melaporkan aksi cabul anak kiai Jombang itu telah diberhentikan. Aksi Mas Bechi pun disebut terus berlanjut kepada beberapa santri lainnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pengacara Keluarga Usulkan Brigadir J Jadi Pahlawan Kepolisian

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Guru TK Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Dibunuh

      Jenazah guru TK itu ditemukan di kamar mandi rumahnya oleh ibu kandungnya.

      Rumdin Ferdy Sambo Diusulkan Jadi Museum Pengingat Kejahatan

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Timsus Kapolri Sempat Stagnan, Terbantu Berkat Pengakuan Bharada E

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Jejak Berdarah Duren Tiga Akhiri Karier Moncer Ferdy Sambo

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Kasus Ferdy Sambo Disorot Media Malaysia, Singapura dan Australia

      Media dari Singapura, Malaysia dan Australia mengulas berita penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap anak buahnya, Brigadir J.

      Jaksa Yakin Hakim Bakal Hukum Motivator Julianto Eka Putra

      Terdakwa Julianto Eka Putra telah dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

      Pengacara Sebut Asmara Polwan dan Ferdy Sambo, Benarkah Rita Yuliana?

      Pada pertengahan Juli lalu nama AKP Rita Yuliana viral di media sosial karena dikaitkan dengan kasus tewasnya Brigadir J.

      Bharada E: Jika Tidak Menembak, Saya yang Ditembak

      Jika tidak menembak, Bharada E yakin dirinya yang akan ditembak hingga mati.

      Ekosistem Teknologi Kemendikbudristek Wujudkan Transformasi Pendidikan

      Saat ini ada sejumlah platform yang sudah ada pada ekosistem teknologi pendidikan Kemendikbudristek Indonesia.

      Pembunuhan Brigadir J karena Kisah Asmara Ferdy Sambo Terbongkar?

      Ferdy Sambo diduga terlibat kisah asmara dengan seorang polwan sehingga memicu perselisihan dengan istrinya, Putri Candrawathi. 

      Pilpres 2024, Ganjar akan Kalah Jika Tak Diusung PDIP

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum mendapat restu untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

      Daerah Ini Warganya Sering Bersepeda Motor Tanpa Helm

      Direktur Lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Rabu (10/8/2022), mengatakan sejak Juli 2022 hingga 8 Agustus 2022 polisi menilang 208 pengendara tidak menggunakan helm.

      Pengacara: Brigadir J Dihabisi karena Bocorkan Rahasia Ferdy Sambo

      Salah satu pengacara, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan Brigadir J dihabisi karena memegang rahasia Ferdy Sambo dan sempat membocorkannya.

      TKP Kasus Kematian Brigadir J Bertambah 1, Rumah Pribadi Ferdy Sambo

      Ketiga TKP tersebut merupakan rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.