Ilustrasi mencuri mobil. (Istimewa/Okezone)

Solopos.com, JAKARTA - Teknologi keyless yang digadang memberi keamanan dari pencurian karena memiliki kode khusus antara kunci dan perangkat yang tertanam di mobil, justru sangat mudah di retas. Bahkan terdapat sembilan merek mobil yang dinilai memiliki sistem pengamanan kunci lemah dan mudah dicuri.

Berdasarkan data Thatcham Research sebuah lembaga penelitian otomotif independen terdapat tingkat pencurian yang cukup besar baik mobil dengan kunci konvensional maupun keyless. Dari data yang dikeluarkan lembaga tersebut terdapat sekira 1.557 kasus pencurian yang terjadi sepanjang 2019.

Data tersebut seperti dilansir dari Daily Mail naik tiga kali lipat dibanding aksi pencurian yang terjadi pada 2015 lalu yang hanya sekira 489 kasus. Banyaknya kasus pencurian ini menurut Jamieson menjadi pembuktian lemahnya sistem keyless yang ditawarkan produsen mobil di dunia.

Dari beberapa merek mobil yang dinilai sangat lemah terhadap pencurian yakni Mercedes-Bend, Ford, Audi, Volkswagen, Ferrari, Skoda, Citroen, Fiat, dan Volvo. Mercedes Benz sendiri menjadi produsen yang dikenal memiliki sistem keamanan keyless paling lemah.

Hal tersebut terungkap dari data kasus pencurian mobil Mercedes Benz yang mencapai 529 unit mobil yang dicuri tahun ini. Atas tingginya kasus pencurian ini, banyak produsen mobil yang mengklaim telah melakukan pembenahan pada sistem keamanan mobilnya. Khususnya pada mobil dengan teknologi keyless.

Pencurian dengan sistem meretas kode yang terdapat pada mobil belakangan menjadi kejahatan yang sangat marak. Dimana komunikasi antara mobil dan transponder mudah diintersepsi. Sehingga jumlah data kombinasi sandi menjadi lebih sedikit, hanya dalam hitungan beberapa menit satu kode bisa didapatkan pencuri.

Ketika kode tersebut telah didapatkan, secara otomatis pintu mobil akan terbuka otomatis, serta sistem starter ke mesin terhubung. Kondisi ini memudahkan pencuri dengan leluasa dan tanpa terpantau dapat dengan mudah membawa kabur mobil curiannya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten