Ribuan Orang Padati Kawasan Pasar Gede Solo Demi Nonton Karnaval Grebeg Sudiro
Ribuan warga memadati kawasan sekitar Pasar Gede Solo untuk menyaksikan karnaval Grebeg Sudiro, Minggu (19/1/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2020 sebagai rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Imlek digelar di Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Minggu (19/1/2020).

Ribuan warga memadati sejumlah lokasi mulai dari sekitar Pasar Gede, Tugu Jam Pasar Gede, Jembatan, hingga Jl. Jenderal Sudirman untuk menyaksikan karnaval tersebut. Tua muda berdesakan demi menyaksikan budaya kolaborasi etnis Jawa dan Tionghoa tersebut.

Karnaval budaya dibuka dengan pemukulan tambur oleh Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dan pengibaran bendera start oleh Dandim 0735/Solo, Letkol Inf. Wiyata S. Aji.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro, Arga Dwi Setyawan, 30, menjelaskan atraksi budaya yang sudah berlangsung 13 tahun tersebut digagas etnis Jawa dan Tionghoa di Kelurahan Sudiroprajan.

Ada Alat Kontrasepsi Premium di Mobil Goyang yang Gegerkan Parkiran Mal Solo

“Potensi kolaborasi ini menarik untuk disuguhkan ke masyarakat. Atraksi dapat menjunjung nasionalisme, pluralisme, kebinekaan, dan integrasikan masyarakat Solo. Menyinergikan budaya Tionghoa dan Jawa dapat mendukung Solo sebagai Kota Wisata,” katanya.

Ribuan warga memadati kawasan Pasar Gede Solo untuk menyaksikan karnaval Grebeg Sudiro, Minggu (19/1/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)
Ribuan warga memadati kawasan Pasar Gede Solo untuk menyaksikan karnaval Grebeg Sudiro, Minggu (19/1/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Arga menjelaskan atraksi yang menjunjung tema Bersinergi Merawat Kebhinekaan didukung 2.000 orang. Panitia menyediakan 4.000 kue keranjang yang dibagikan kepada penjunjung secara cuma-cuma.

Pantauan Solopos.com, kirab dimulai dari Pasar Gede, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Mayor Kusmanto, pertigaan Loji Wetan, Jl. Kapten Mulyadi, perempatan Ketandan, Jl. R.E. Martadinata, Jl. Cut Nyak Dien, Jl. Juanda, perempatan Warung Pelem, Jl. Urip Sumoharjo, kembali ke Pasar Gede.

Meninggal Tersengat Listrik, Jasad Pekerja Proyek di Karanganyar Nempel di Atap Seng

Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo, menjelaskan kirab budaya tingkat kelurahan tersebut menjadi satu-satunya karnaval yang masuk dalam kalender even nasional yang berkolaborasi panitia Tahun Baru Imlek.

Rangkaian Grebeg Sudiro merupakan bentuk dukungan program mewujudkan Waras, Wasis, Wareg, Mapan, dan Papan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom