Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan (kanan) berswafoto bersama Bupati, Ketua Korpri, dan Ketua PGRI Sragen di panggung dengan latar belakang ribuan orang Sobat Ambyar di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Sabtu (30/11/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN – Artis congdut asal Solo, Didi Kempot, membikin ambyar ribuan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Korpri dan seribuan guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sragen. Mereka berjoget bersama masyarakat memenuhi Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen saat peringatan HUT Korpri dan PGRI, Sabtu (30/11/2019).

Mereka berdendang lagu patah hati bersama The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot. Ribuan orang tumplek blek di alun-alun itu setelah mengikuti kegiatan jalan sehat sebagai rangkaian HUT ke-48 Korpri dan HUT ke-74 PGRI.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno, bersama Ketua Korpri, Tatag Prabawanto, dan Ketua PGRI Sragen, Suwardi, serta para pimpinan daerah lainnya ikut bernyanyi dan berdendang bersama Lord Didi Kempot.

Bupati Yuni ikut ambyar terbawa suasana karena lagu-lagu galau yang dinyanyikan Didi Kempot. Yuni menyanyi bersama Didi Kempot dengan lagu Sewu Kutho. Yuni bernyanyi dengan didampingi Ketua Korpri yang juga Sekda Sragen Tatag Prabawanto dan Ketua PGRI Sragen, Suwardi.

Saat mereka bernyanyi para pejabat esleon II dan pejabat daerah lainnya ikut berjoget di belakangnya yang menambah kemeriahan acara tersebut. Pemkab Sragen sengaja mengundang Didi Kempot untuk menghibur PNS dari kepenatan rutinitas harian.

“Kami sengaja mengundang Didi Kempot ini untuk menghibur para PNS dan guru sebagai sarana refresing setelah melakukan banyak kesibukan bekerja di kantor masing-masing. Dengan refresing bersama diharapkan kejenuhan dan kepenatan dalam bekerja menjadi hilang sehingga bisa fresh dan bisa menciptakan inovasi-inovasi baru dalam bekerja,” ujar Sekretaris Korpri Sragen yang juga Wakil Ketua Panitia HUT Korpri Sragen, Suharto, saat ditemui Solopos.com.

Suharto menyampaikan pada perayaan HUT Korpri kali ini sengaja digabung dengan HUT PGRI. Suharto berharap aparatur sipil Negara (ASN) ke depan bisa bekerja lebih profesional dan selalu meningkatkan kemampuan sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Ketua PGRI Sragen, Suwardi, berpesan kepada 1.600-an guru yang ada di Kabupaten Sragen agar tidak melulu menjalankan aktivitas di kelas. Tetapi harus bisa berinteraksi dengan masyarakat.

Suwardi menekankan interaksi dengan masyarakat menjadi praktik pembelajaran langsung bagi peserta didik. Sehingga peserta didik tidak sekadar diberi pelajaran teori saja.

Suwardi menambahkan, jalan sehat dan rangkaian HUT PGRI kali ini menjadi sarana bagi guru untuk praktik pembelajaran interaksi sosial itu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten