Tutup Iklan

Restoran Kudus Lampaui Target Setoran Pajak

Restoran Kudus Lampaui Target Setoran Pajak

SOLOPOS.COM - Ilustrasi uang kertas rupiah (Endang Muchtar/JIBI/Bisnis)

Restoran di Kabupaten Kudus melampaui target setoran pajak.

Solopos.com, KUDUS — Penerimaan pajak restoran di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga September 2017 terealisasi sebanyak Rp4,45 miliar atau 108,44% dari target penerimaan selama setahun yang nilainya Rp4,1 miliar.

"Sejak awal, kami memang optimistis bisa memenuhi rencana penerimaan pajak restoran sebesar Rp4,1 miliar, mengingat upaya pendekatan ke sejumlah objek pajak juga dilakukan secara rutin," kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus Eko Djumartono melalui Kabid Perencanaan Operasional Pendapatan Teguh Riyanto di Kudus, Jumat (13/10/2017).

Hal itu, lanjut dia, terbukti pada September 2017 sudah bisa melampaui target. Pajak restoran yang diterima tersebut, meliputi tempat usaha restoran, rumah makan, katering dan cafe. Dari target pajak sebanyak Rp4,1 miliar, untuk pajak restoran ditargetkan bisa menyetor pemasukan senilai Rp2,24 miliar, pajak rumah makan Rp702,1 juta, pajak kafe Rp158,2 juta, dan pajak katering Rp1 miliar.

Hingga September 2017, kata dia, dua jenis penerimaan berhasil mencapai persentase lebih dari 100%. Kedua jenis penerimaan tersebut, yakni kafe terealisasi Rp309,53 juta atau 195,66% sementara itu rumah makan terealisasi Rp1,01 miliar atau 143,7%. Sementara penerimaan yang lainnya, kata dia, sudah lebih dari 90%. Untuk pajak restoran, kata dia, hingga akhir September 2017 terealisasi sebanyak Rp2,13 miliar atau 95,09%, katering terealisasi Rp999,6 juta atau 99,96%.

Karena target penerimaan dari pajak restoran melampaui target, kata dia, melalui APBD Perubahan 2017 targetnya dinaikkan 12,2% menjadi Rp4,6 miliar dari target awal senilai Rp4,1 miliar. Terkait dengan upaya pemasangan alat tapping box di sejumlah tempat usaha sebagai upaya memantau transaksi dari suatu tempat usaha secara online, kata dia, dalam waktu dekat akan direalisasikan.

"Untuk tahap uji coba, diprioritaskan untuk lima tempat usaha yang berada di pusat perbelanjaan modern," ujarnya. Nantinya, terang dia, secara bertahap akan dilakukan di semua tempat usaha di Kabupaten Kudus. Peralatan tambahan tersebut, katanya, bisa berfungsi untuk memantau transaksi dari suatu tempat usaha secara online.

Lembaga perbankan yang diajak kerja sama, lanjut Teguh, sekaligus ditunjuk sebagai penerima pembayaran pajak dari beberapa tempat usaha yang akan dipasangi tapping box. Pemasangan peralatan modern tersebut, dia berharap, pemasukan dari sektor pajak akan meningkat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.

Klaster Kantor OPD Meluas, 20 Pegawai Disdikbud Wonogiri Positif Covid-19

Pegawai kantor yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri karena gejala yang dialami ringan bahkan sebagian besar OTG.

Prediksi Inggris Vs Jerman: Awas, Tim Panser Ahlinya Fase Gugur

Tim Panser bisa mengila di fase gugur apabila mampu membenahi kelemahan-kelemahan selama babak penyisihan.

Seluruh Desa di Ngawen Klaten Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Satgas

Seluruh desa di kecamatan Ngawen, Klaten, tercatat sebagai zona merah Covid-19 terhitung sejak, Kamis (24/6/2021). Satgas Covid-19 setempat pun mengambil langkah terkait hal tersebut.

Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pukul 10.00 WIB, ASN Sragen Wajib Sikap Sempurna!

Lagu kebangsaan Indonesia Raya itu mulai rutin dikumandangkan Pemkab Sragen setiap pukul 10.00 WIB sejak Senin (21/6/2021).

Hasil Penelitian: Epidemi Virus Corona Pernah Terjadi 20.000 Tahun Lalu

Bagaimana hasil penelitian tentang epidemi virus corona yang pernah terjadi 20.000 tahun lalu?