Respons Surat BUM Desa, Mendes Blusukan ke Rel KA Wonosari Klaten

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mendatangi Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Kamis (19/5/2022) sore.

 Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengecek lokasi fiber optik yang dikelola BUM Desa Bolali Maju dan dipersoalkan PT KAI di Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten, Kamis (19/5/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengecek lokasi fiber optik yang dikelola BUM Desa Bolali Maju dan dipersoalkan PT KAI di Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten, Kamis (19/5/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATENMenteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mendatangi Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Kamis (19/5/2022) sore. Kedatangan menteri yang akrab disapa Gus Halim itu untuk menindaklanjuti keberatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Bolali Maju yang harus membayar Rp30 juta/tahun lantaran crossing kabel fiber optik yang dinilai melintasi properti PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Gus Halim mendatangi Desa Bolali bersama sejumlah pejabat Kemendes PDTT, Kamis sekitar pukul 17.00 WIB. Bersama Kepala Desa (Kades) Bolali, Widi Pujiyanto, Mendes PDTT langsung mendatangi lokasi fiber optik yang dibangun BUM Desa Bolali Maju tersebut. Camat Wonosari, M. Nur Rosyid, turut hadir pada kesempatan tersebut.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Kabel fiber optik yang dipersoalkan berada pada saluran air di bawah rel kereta api (KA). Gus Halim sempat meminta agar posisi kabel fiber optik yang melewati saluran di bawah rel KA itu didokumentasikan ke juru kamera Kemendes PDTT.

“Dari Desa Bolali itu kirim surat ke saya. Menyampaikan permasalahan crossing kabel fiber optik yang harus membayar ke PT KAI Rp30 juta/tahun. Belum administrasi dan lain-lain. Padahal ini BUM desa. Sementara BUM desa itu salah satu pilar ekonomi di desa, pilar upaya peningkatan SDM desa, banyak sekali yang bisa dilakukan BUM desa. Usaha yang sedang digarap BUM desa [di Bolali] ini bisa untuk peningkatan SDM desa, digitalisasi desa dan itu dampaknya sangat luas bagi SDM dan ekonomi desa,” kata Gus Halim.

Dia menjelaskan di waktu sebelumnya sudah mengunjungi kantor PT KAI dan bertemu dengan Dirut PT KAI, Didiek Heryanto. Hanya, dari pertemuan itu Gus Halim belum bisa menjelaskan kondisi secara detail.

Baca Juga: Begini Menteri Desa PDTT Ihtiarkan Ubah Dunia dari Desa

“Setelah saya tahu, sebenarnya cukup naif juga kalau ini harus membayar Rp30 juta/tahun. Wong hanya lewat saluran air yang sudah ada dan tidak berbayar dan memang ini untuk kepentingan warga,” ungkap dia.

Pada kesempatan itu Gus Halim juga menerima keluhan dari pemerintah Desa Bolali ihwal surat dari PT KAI. Tembusan surat itu tidak dikirimkan ke bupati atau pihak lain di pemerintahan tetapi justru ditembuskan ke kejaksaan.

“Ini harus dipertanyakan, apa maksudnya. Seharusnya tidak seperti itu dan ini juga akan kita sampaikan ke Dirut PT KAI,” kata Gus Halim.

Solusi

Gus Halim segera bertemu lagi dengan Dirut PT KAI guna mencari solusi permasalahan yang ada di Bolali. Gus Halim berharap persoalan yang terjadi di Desa Bolali tak terjadi di desa lain. Pasalnya, jalur kereta api yang terbentang di Pulau Jawa melewati banyak desa.

Baca Juga: Desa Fiktif Diungkap Sri Mulyani, Menteri Desa Mengaku Bingung

“Kami kemarin juga menyampaikan ke Dirut PT KAI agar bersinergi dengan desa yang dilewati rel utamanya desa yang disana ada BUM desa dan UMKM. Sekaligus apa yang bisa dilakukan antara BUM desa dengan PT KAI,” kata dia.

Gus Halim mencontohkan PT KAI bisa memberikan ruang untuk desa yang dilewati jalur kereta api, seperti bisa menjual produk yang dihasilkan BUM desa di stasiun. Cara itu sekaligus untuk penguatan BUM desa yang berperan penting dalam pemulihan ekonomi di level desa.

”Pak presiden memberikan penekanan agar pemulihan ekonomi di level desa bisa dilakukan melalui BUM desa,” jelas dia.

Berdasarkan laman kemendesa.go.id, Gus Halim mengunjung kantor PT KAI di Jakarta guna menindaklanjuti keberatan BUM Desa Bolali Maju, Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga: Mantap! Menteri Desa Sebut Bupati Wonogiri Layak Jadi Gubernur

BUM Desa Bolali Maju diharuskan membayar Rp 30 juta pertahun dan dibayar dua tahun sekaligus untuk termin pertama sesuai aturan di PT KAI.

Keberatan

Pihak BUM Desa Bolali Maju merasa keberatan sehingga memohon dispensasi biaya crossing kabel fiber optik selama dua tahun agar program penyediaan internet murah bagi warganya tidak terhambat.

“Saya yakin bisa dijalankan cari jalan tengah karena ini sama-sama untuk kepentingan rakyat. Kami yakin PT KAI juga mempunyai komitmen besar dalam mendukung tumbuh kembangnya BUM desa,” kata Gus Halim.

Gus Halim menilai kedepan potensi Kerjasama BUM Desa dengan PT KAI sangatlah besar. Apalagi saat ini BUM Desa sudah memiliki badan hukum jelas sehingga mempunyai potensi besar untuk berkembang dan bekerja sama dengan semua entitas usaha termasuk dengan PT KAI sebagai salah BUMN.

Baca Juga: DANA DESA KLATEN : Kades Klaten Tertekan Diawasi Banyak Instansi

“Jaringan PT KAI ini sebagian besar berada di desa-desa di Indonesia. Banyak stasiun dan jaringan rel yang melintasi banyak desa. Jika potensi ini dikembangkan maka akan banyak hal yang bisa dikerjasamakan antara BUM Desa dengan PT KAI,” katanya.

Sambut Baik

Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, menyambut baik kehadiran dan rencana kerja sama antara Kemendes PDTT dengan PT KAI. Sebagai langkah awalnya ia menginginkan ada teken MoU dan dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) agar lebih kuat secara hukum.

“Nanti dalam PKB itu apa saja yang bisa dikerja samakan, biar ditindak lanjuti,” ungkap Didiek.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

27 Tahun Ngaspal Jalanan, Sopir Bus Bumel Setan Wonogiri Tetap Setia

Seorang sopir bus bumel rute Solo-Wonogiri yang disebut sebagai bus setan setia mengaspal jalanan selama 27 tahun terakhir.

Bakul Sapi Minta Penutupan Pasar Hewan Boyolali Tak Diperpanjang Lagi

Dibanding opsi penutupan pasar hewan di Boyolali, Juni memilih mengusulkan pengetatan aturan saat sapi-sapi masuk.

Jembatan Mojo Solo Kembali Mulus Akhir November, Begini Tahapannya

Rencana pembongkaran sampai pemasangan kembali Jembatan Mojo Solo akan dimulai 5 September sampai 6 November 2022 sehingga bisa kembali dilalui kendaraan pada akhir November 2022.

PMK Merajalela, Belasan Peternak Sapi di Karanganyar Malah Tolak Vaksin

Sejumlah peternak di Karanganyar menolak sapi mereka diberi vaksinasi untuk mencegah tertular penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sepi Penumpang, Kru Bus Bumel Solo-Wonogiri Kudu Setoran Rp1 Juta/Hari

Awak bus bumel jurusan Solo-Wonogiri harus setoran minimal Rp1 juta per hari kepada juragan meskipun sepi penumpang.

Perdana! 101 Ekor Sapi Ternak di Karanganyar Disuntik Vaksin PMK

Dispertan PP Kabupaten Karanganyar mulai melaksanakan vaksinasi perdana penyakit mulut dan kuku atau PMK bagi hewan ternak sapi pada Rabu (29/6/2022).

Bus Bumel Solo-Wonogiri Pernah Jaya, Kini: Hidup Segan Mati Tak Mau

Bus bumel jurusan Solo-Wonogiri yang pernah berjaya hingga awal 2000 kini sangat memprihatinkan.

Ngebut, Internet XL Axiata di Jalur KRL Solo-Jogja Waz Wuzzz.. 

Jaringan internet XL Axiata di sepanjang jalur KRL Solo-Jogja terus ditingkatkan agar kecepatannya stabil dan terus ngebut.

Area Car Free Sunday Wonogiri Akan Bebas Asap Rokok, Anda Setuju?

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, meminta agar area Car Free Sunday (CFS) di Wonogiri menjadi ruang yang ramah anak, yakni melarang pengunjung merokok.

Memaknai Acara Bur-Buran Ayam Nadaran Pada Tradisi Mondosiyo

Acara bur-buran ayam nadaran atau melepas ayam dalam tradisi Mondosiyo memiliki makna filosofis bagi warga Pancot, Tawangmangu, Karanganyar yang menggelarnya.

Hore! Pasar Hewan di Klaten Sudah Buka Hari Ini, Cek Dulu SOP-nya

Pemkab Klaten kembali membuka seluruh pasar hewan di Klaten mulai Rabu (29/6/2022) setelah ditutup selama lebih dari sebulan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Mondosiyo Sudah Jadi WBTB, Warga Karanganyar Minta Dukungan Pemerintah

Warga Pancot, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar meminta peran lebih pemerintah dalam pengembangan Mondosiyo setelah tradisi turun temurun ini ditetapkan menjadi warisah budaya tak benda.

Jembatan Jurug B Solo Dibongkar 1 Oktober 2022, Begini Rencananya

Pemerintah bakal membongkar jembatan Jurug B selama tiga bulan, yakni pada 1 Oktober 2022 sampai 17 Januari 2023 dan pengalihan arus lalu lintas juga mulai 1 Oktober 2022.

Kasus PMK di Sragen Hampir 1.000 Ekor, Pasar Hewan Tetap Dibuka 5 Juli?

Kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK di Kabupaten Sragen terus bertambah hingga mendekati angka 1.000 ekor, tetapi Pemkab berencana membuka pasar hewan mulai 5 Juli 2022.

Bagus Setyawan Jabat Danyonif Mekanis Raider 413/Bremoro

Letkol (Inf) Anggun Wuriyanto menyerahkan jabatan Danyonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad kepada Mayor (Inf) Bagus Setyawan dalam upacara sertijab, Selasa (28/06/2022).