Resmob Sragen Bekuk 4 Copet Spesialis di Pengajian Akbar, Anda Korban?

Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berhasil membekuk sindikat pencopet spesialis di tempat pengajian akbar.

 Foto 4 orang diduga pencopet spesialis di tempat pengajian akbar. (Istimewa/Polres Sragen)

SOLOPOS.COM - Foto 4 orang diduga pencopet spesialis di tempat pengajian akbar. (Istimewa/Polres Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berhasil membekuk sindikat pencopet spesialis di tempat pengajian akbar.

Polisi menyebut ada dua sindikat dengan anggota masing-masing sindikat sebanyak dua orang. Modusnya, mereka mencari calon korban di kerumunan dan mengambil ponsel di dalam tas atau saku baju.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Mereka berhasil mengambil sembilan ponsel dalam semalam. Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, melalui Kasi Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (17/6/2022), mengungkapkan sindikat pencopet itu berhasil dibekuk saat pengamanan pengajian akbar.

Kali terakhir pengajian akbar saat peresmian Gedung Madrasah Diniyyah Bughyatul Mustarsyidin di wilayah Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (16/6/2022) malam.

Suwarso menyatakan ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menjerat tersangka menggunakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Baca Juga : Kronologi Resmob Tangkap 6 Komplotan Copet di Konser Kangen Band Sragen

“Dua sindikat itu terdiri atas kelompok satu terdiri dua orang, yakni Sarijo, 54, warga Demak sebagai eksekutor dan Kasmini, 62, warga Semarang juga sebagai eksekutor. Kelompok dua beranggotakan dua orang, yakni Priyono, 59, residivis pencurian atau copet asal Sragen. Dia berperan sebagai eksekutor. Dan Suparni, 49, warga Sragen berperan sebagai penerima hasil copetan dari kelompok satu dan dua,” jelasnya.

Suwarso menerangkan polisi berhasil menyita barang bukti terdiri atas tiga buah ponsel merek Oppo warna hitam dan gold serta satu unit ponsel merek Samsung warna merah muda. Barang tersebut disita dari kelompok satu.

Kronologi Penangkapan

Selain itu, polisi menyita lima buah ponsel dari kelompok dua, yakni satu ponsel merek Realme, tiga unit ponsel merek Vivo, dan sebuah ponsel merek Samsung. Dia mengatakan petugas juga menyita barang bukti lain berupa dua dompet, satu tas ransel, dua tas selempang.

Polisi juga menyita satu unit motor Honda Vario berpelat nomor B 4370 TDQ dan motor Honda PCX berpelat nomor AD 4950 HE sebagai sarana. Ada juga selembar alas plastik.

Baca Juga : Weladalah, Pencopet di Blora Beraksi Sambil Bawa Puluhan Jimat

Suwarso menyampaikan pengungkapkan sindikat copet itu berawal saat anggota Resmob Polres Sragen melakukan pengamanan kegiatan pengajian akbar di Kelurahan Plumbungan, Karangmalang, Sragen. Saat itu, kata dia, anggota Unit Resmob menyelidiki dan memetakan lokasi untuk mencari orang yang mencurigakan.

“Petugas menemukan laki-laki dan perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan. Dua orang itu ditangkap dan digeledeh. Hasilnya, petugas menemukan delapan ponsel berbagai merek,” jelasnya.

Polisi menginterogasi dua orang yang ditangkap dan mengembangkan kasus tersebut. “Hasil pengembangan petugas menangkap dua orang lagi dan dilakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan sebuah ponsel di dalam tas selempang warna hitam,” tutur Suwarso.

Ia menerangkan hasil interogasi, empat orang tersebut juga mengaku mencopet saat pengajian akbar di New Kemukus pada Rabu (24/5/2022) lalu. Dia mengatakan para pelaku itu mengaku mendapatkan lima ponsel berbagai merek saat pengajian akbar di New Kemukus.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Sragen untuk penyidikan lebih lanjut.”

Baca Juga : Ternyata Ini Sosok Di Balik Ide Pos Istirahat Copet di Tirtonadi Solo

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

+ PLUS Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

Penggunaan teknologi biogas bisa membantu menyelamatkan Objek Wisata Air Terjun Pletuk di Dusun Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, yang sepi pengunjung karena tercemar limbah kotoran sapi.

Berita Terkini

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Minggu 3 Juli 2022 Hujan Siang Malam

Inilah prakiraan cuaca untuk kawasan Sukoharjo pada hari Minggu (3/7/2022).