Resmikan Gedung DPRD, Wali Kota Solo: Legislator Jangan Kalah dari Sopir Bus Telolet
Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo (kedua dari kanan) menandatangani plakat peresmian kantor baru DPRD Kota Solo, Selasa (27/12/2016). (Nicolous Irawan /JIBI/Solopos)

Wali Kota Rudy mengingatkan anggota DPRD agar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo meresmikan gedung baru DPRD Kota Solo, Selasa (27/12/2016). Dalam sambutannya, Rudy, sapaan akrab Wali Kota, mengingatkan agar pembangunan fasilitas baru itu diimbangi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Para anggota DPRD tak boleh kalah dari para sopir bus yang mampu membahagiakan masyarakat hanya dengan bunyi klakson bus mereka. Rudy mengatakan pembangunan gedung semacam itu bertujuan mewujudkan pelayanan kepada masyarakat.

“Memang ada aturan tidak boleh membangun kantor. Tapi pemahamannya, kalau kantor untuk pelayanan boleh [membangun]. Kalau saya bangun kantor untuk pelayanan, boleh. Gedung diklat Badan Kepegawaian Daerah [BKD] pada 2018 harus dibangun. Itu pelayanan,” ujar Rudy.

Ia mengatakan setelah mendapat fasilitas gedung baru, para anggota DPRD tak boleh kalah dari sopir bus dalam hal membahagiakan rakyat. Menurutnya, fenomena Om Telolet Om membuktikan kebahagiaan warga bisa mereka rasakan dengan cara yang sangat sederhana.

“Semoga pelayanan kepada masyarakat lebih baik. Eksekutif dan legislatif lebih harmonis,” ujarnya saat ditemui wartawan seusai acara.

Rudy kemudian menandatangani prasasti peresmian gedung baru DPRD yang diperuntukkan pimpinan DPRD tersebut. Wakil Wali Kota Achmad Purnomo bertugas menggunting untaian bunga yang dipasang di depan tangga naik ke ruangan para pimpinan DPRD.

Mereka lantas berkeliling ruangan dimulai dari ruang Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa. Selain gedung baru, agenda hari itu juga berbarengan dengan peluncuran portal media informasi DPRD Kota Solo oleh Ketua DPRD.

Agenda siang itu sekaligus meresmikan secara simbolik ruangan-ruangan komisi DPRD yang kini menjadi lebih luas setelah ruangan pimpinan DPRD pindah ke gedung baru. Wakil Ketua DPRD Djaswadi mendapat kehormatan memotong untaian bunga di depan pintu masuk utama gedung DPRD.

Sekretaris DPRD Tri Puguh Hariyadi mengatakan pembangunan gedung itu menggunakan APBD 2016 dengan pagu anggaran Rp4 miliar lebih. Namun, dalam lelang terbuka yang diselenggarakan melalui Lembaga Pengadaan Secara Elektronik, kontraktor pemenang lelang membangun dengan anggaran Rp3,8 miliar.

“PT Surya Cipta Sarana mengerjakan proyek selama enam bulan atau 180 hari pada 28 Maret-23 September 2016. Kami juga merenovasi ruang-ruang komisi dan rapat,” kata dia dalam laporan pelaksanaan kegiatan.

Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa, mengatakan  kantor tersebut dibangun karena ada penambahan jumlah anggota DPRD dari 40 menjadi 45 pada Pemilu 2014. Ruang-ruang komisi diperlebar untuk memenuhi standar pelayanan para anggota DPRD untuk mengadakan rapat-rapat bersama organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait.

“Hasil pembangunan ini megah dan harapan kami teman-teman di DPRD bekerja lebih giat, mampu mengomunikasikan dengan eksekutif untuk membangun Kota Solo demi menyejahterakan masyarakat,” ujar dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom