Tutup Iklan

Resmi! Persis Solo Gaet Eks Persija Jakarta Syahroni

Persis Solo terus menambah pemain demi memperkuat tim.

Resmi! Persis Solo Gaet Eks Persija Jakarta Syahroni

SOLOPOS.COM - Syahroni (Instagram/@syahroni15)

Solopos.com, SOLOPersis Solo dipastikan mendapat tambahan amunisi jelang bergulirnya Liga 2 musim 2020.

Dia adalah mantan pemain Persija Jakarta yang berposisi sebagai gelandang, Syahroni.

Hal itu diketahui lewat unggahan akun Instagram Persis Solo, @official.persissolo, Senin (3/2/2020) malam WIB.

“Syahroni sudah tiba! Selamat datang dan mari berjuang bersama! Bangga Solo ? #persissolo #laskarsambernyawa #coys #syahroniisred #banggasolo,” tulis Persis.

Persis Solo Akan Datangkan Eks Striker Timnas Asal Papua

Dari unggahan yang berupa video itu terlihat Syahroni tiba di Bandara. Dia mengenakan jaket abu-abu, celana hitam, dan topi.

“Saya Syahroni. Mari berjuang bersama, bangga Solo,” kata pemain 27 tahun tersebut.

Bertemu DPP PDIP: Rudy Siap Menangkan Calon yang Dapat Rekomendasi

Syahroni sendiri sudah malang melintang di persepakbolaan Indonesia.

Selain Persija Jakarta, Syahroni juga pernah berseragam Barito Putera dan Persela Lamongan. Musim lalu, gelandang serba bisa ini membela Mitra Kukar.

Terapi Listrik Pak Putut Boyolali Diklaim Mampu Atasi Beragam Penyakit

Syahroni pun menjadi pemain kesekian yang bergabung dengan skuad polesan Salahudin.

Sebelumnya, Persis Solo sudah menggaet sejumlah pemain seperti Rishadi fauzi, Gufroni Al Maruf, Yan Pieter Nasadit, Engelberd Sani, dan Marco Kabiay.

Hati-hati, Ini Bahaya Minum Air Panas

Persis Solo memang sedang menyiapkan skuad mumpuni untuk berlaga di Liga 2 musim 2020.

Pasalnya, mereka menargetkan bisa lolos ke Liga 1 Indonesia pada musim berikutnya.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Positif Covid-19, Tujuh Anggota TNI Jalani Karantina Di Benteng Vastenburg Solo

Tujuh anggota TNI positif Covid-19 saat hendak menjalankan tugas TMMD dan saat ini menjalani karantina di Benteng Vastenburg Solo.

4 Warga Meninggal Kena Covid-19, 1 Gang di Kota Mojokerto Lockdown

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan saat ini tracing diperluas ke Sidomulyo gang 3.

Gas! Rute ke Gunung Telomoyo Magelang Pacu Adrenalin

Pengunjung yang akan ke puncak Gunung Telomoyo Magelang harus mempunyai kemampuan bersepeda motor yang baik agar sampai tujuan.

Duh! Gara-Gara Postingan Di Medsos, 6 Orang Rusak 2 Rumah Dan Aniaya Warga Mojogedang Karanganyar

Enam orang ditangkap polisi karena nekat rusak rumah warga Mojogedang, Karanganyar, gara-gara tersinggung dengan postingan di media sosial.

Prediksi Italia Vs Swiss: Misi Amankan Tiket 16 Besar

Timnas Italia berpotensi menjadi tim pertama yang menyegel tiket ke fase gugur Euro 2020 tapi harus menumbangkan Swiss dalam laga kedua Grup B.

Selamat, Warga Gemolong Sragen Dapat Grandprize Mobil dari BRI

Nasabah BRI Unit Gemolong II, Sragen, Wahyuningsih, mendapat hadiah mobil Suzuki All New Ertiga dalam Panen Hadiah Simpedes Semester II 2020.

Cegah Covid-19, Yuk Bikin Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Mangga

Tim pengabdian Riset Grup Plasma Science and Technology FMIPA UNS menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami cegah Covid-19.

1 Lagi Pasien Covid-19 Dari Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, bertambah satu orang.

Kasus Covid-19 Melonjak, PLN Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan

PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya untuk tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19.

37 Adegan Ungkap Fakta-Fakta Pembunuhan Wanita di Waduk Kembangan Sragen

Tersangka pembunuhan wanita di Waduk Kembangan, Karangmalang, Sragen, memeragakan 37 adegan pada rekonstruksi yang digelar Polres.

Rumah Sakit Kritis di Tengah Kasus Aktif Tertinggi

Sejumlah rumah sakit di Klaten akan menambah tempat tidur menyusul kondisinya yang mulai kritis, Kasus aktif Covid saat ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi.

Varian Delta Disebut Lebih Cepat Menular, Ini Penjelasannya

Varian delta disebut menimbulkan gejala sakit kepala, tenggorokan dan pilek hingga flu berat.